TANGERANG SELATAN — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menepati undangan sebagai pembicara utama dalam kegiatan RenTalks 2026 yang diselenggarakan SMA Labschool Cirendeu, Selasa (5/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY berdiskusi langsung dengan para pelajar dari berbagai SMA se-Jabodetabek dan mendorong mereka menjadi agen perubahan bagi masa depan Indonesia.
Mengangkat tema “Suara Demokratis: Dari Suara Menuju Aksi dalam Kehidupan Pelajar”, kegiatan ini menjadi ruang dialog yang memperkuat kesadaran demokrasi, kepemimpinan, serta partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan nasional.
Menko AHY menyoroti kondisi global yang penuh ketidakpastian, mulai dari dinamika geopolitik hingga krisis iklim, yang menuntut kesiapan generasi muda Indonesia.
“Di tengah berbagai tantangan global, generasi muda harus tetap optimistis dan menyiapkan diri sebaik mungkin, baik secara intelektual, mental, maupun fisik,” ujarnya.
Ia menekankan, keberhasilan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh karakter, kepemimpinan, serta pengalaman berorganisasi.
“Bekal terpenting untuk sukses adalah karakter, kepemimpinan, dan kemampuan berorganisasi. Dari pengalaman sejak sekolah hingga di Taruna Akademi Militer, saya belajar organisasi mengajarkan banyak hal. Tidak ada yang bisa maju sendirian,” ungkapnya.
Menko AHY juga mendorong para pelajar untuk aktif dalam berbagai kegiatan organisasi seperti OSIS, MPK, maupun ekstrakurikuler sebagai sarana membangun kerja sama tim dan kepemimpinan.
“Di organisasi, kita belajar tentang teamwork. Ada pemimpin, ada yang dipimpin, tetapi semua memiliki peran yang sama pentingnya,” jelasnya.
Dalam sesi motivasi, Menko AHY kembali menegaskan peran strategis generasi muda sebagai motor perubahan.
“Muda adalah kekuatan dan potensi untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik—dari tantangan menjadi peluang, dari keterbatasan menjadi kemajuan,” tuturnya.
Menutup kegiatan, Menko AHY mengapresiasi SMA Labschool Cirendeu yang terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia optimistis, dengan kualitas sumber daya manusia yang terus terjaga, visi Indonesia Emas 2045 dapat terwujud.
“Jika kualitas SDM kita terus terjaga, Indonesia Emas 2045 bukan sekadar impian, tetapi sebuah kepastian,” pungkasnya.
Kegiatan RenTalks 2026 berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para siswa, guru, serta perwakilan sekolah. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat literasi kepemimpinan dan mendorong generasi muda untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.
Kegiatan ini dihadiri Kepala BPH Labschool Cirendeu, Prof. Dr. Arissetyanto Nugroho; Kepala BPS Labschool UNJ, Prof. Dr. Totok Bintoro, beserta jajaran; serta siswa-siswi anggota OSIS/MPK SMA dan SMP se-Jabodetabek. Menko AHY didampingi Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga, Agust Jovan Latuconsina, serta Staf Khusus Bidang Kerja Sama Lembaga Nonpemerintah dan Kerja Sama Luar Negeri, Merry Riana serta jajaran Tenaga Ahli Menteri.





Leave A Comment