<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</title>
	<atom:link href="https://agusyudhoyono.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://agusyudhoyono.com/</link>
	<description>Official Website AHY</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Jun 2026 10:40:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://agusyudhoyono.com/wp-content/uploads/2023/06/cropped-Logo-AHY-SEO-32x32.png</url>
	<title>Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</title>
	<link>https://agusyudhoyono.com/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menko AHY kepada Siswa Madrasah: Jangan Pernah Takut Bermimpi Besar</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-kepada-siswa-madrasah-jangan-pernah-takut-bermimpi-besar/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-kepada-siswa-madrasah-jangan-pernah-takut-bermimpi-besar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 10:40:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9194</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bogor – Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai kunjungan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke MTs Negeri 1 Kota Bogor, Jawa Barat. Usai meninjau progres rehabilitasi dan renovasi sekolah yang hampir rampung, Menko AHY menyempatkan diri berdialog langsung dengan para siswa di ruang kelas yang telah diperbaiki. Dengan penuh  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-kepada-siswa-madrasah-jangan-pernah-takut-bermimpi-besar/">Menko AHY kepada Siswa Madrasah: Jangan Pernah Takut Bermimpi Besar</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bogor</strong> – Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai kunjungan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://agusyudhoyono.com/luncurkan-gerakan-nasional-ayo-muliakan-sungai-menko-ahy-ajak-masyarakat-jaga-sungai-sebagai-sumber-kehidupan-dan-peradaban/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) ke MTs Negeri 1 Kota Bogor, Jawa Barat.</p>
<p>Usai meninjau progres rehabilitasi dan renovasi sekolah yang hampir rampung, Menko AHY menyempatkan diri berdialog langsung dengan para siswa di ruang kelas yang telah diperbaiki.</p>
<p>Dengan penuh antusias, para siswa menceritakan berbagai cita-cita yang ingin mereka raih di masa depan. Ada yang ingin menjadi pilot, arsitek, diplomat, hingga pemimpin bangsa.</p>
<p>Mendengar berbagai mimpi tersebut, Menko AHY memberikan motivasi agar para siswa terus belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga disiplin, dan tidak pernah berhenti bercita-cita tinggi.</p>
<p>“Siapa pun bisa meraih cita-citanya jika mau belajar sungguh-sungguh, disiplin, dan tidak mudah menyerah. Teruslah bermimpi besar dan persiapkan diri sebaik mungkin mulai dari sekarang,” pesan Menko AHY.</p>
<p>Tidak hanya berdialog, Menko AHY juga menyaksikan berbagai penampilan yang ditunjukkan para siswa. Salah seorang siswa melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, sementara siswa lainnya menunjukkan kemampuan mereka melalui nyanyian dan berbagai aktivitas kreatif.</p>
<p>Menko AHY tampak memberikan apresiasi dan semangat kepada para siswa yang tampil dengan percaya diri di hadapan teman-teman dan guru mereka.</p>
<p>Menurut Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/luncurkan-gerakan-nasional-ayo-muliakan-sungai-menko-ahy-ajak-masyarakat-jaga-sungai-sebagai-sumber-kehidupan-dan-peradaban/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>, pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga membangun karakter, integritas, dan kepercayaan diri yang akan menjadi bekal penting dalam kehidupan mereka kelak.</p>
<p>“Kita ingin anak-anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang sehat, berakhlak mulia, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.</p>
<p>Menutup kunjungannya, Menko AHY menyampaikan doa dan harapannya agar para siswa MTsN 1 Kota Bogor kelak mampu mewujudkan cita-cita mereka serta menjadi generasi penerus yang membawa Indonesia semakin maju.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-kepada-siswa-madrasah-jangan-pernah-takut-bermimpi-besar/">Menko AHY kepada Siswa Madrasah: Jangan Pernah Takut Bermimpi Besar</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-kepada-siswa-madrasah-jangan-pernah-takut-bermimpi-besar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Luncurkan Gerakan Nasional Ayo Muliakan Sungai, Menko AHY Ajak Masyarakat Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan dan Peradaban</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/luncurkan-gerakan-nasional-ayo-muliakan-sungai-menko-ahy-ajak-masyarakat-jaga-sungai-sebagai-sumber-kehidupan-dan-peradaban/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/luncurkan-gerakan-nasional-ayo-muliakan-sungai-menko-ahy-ajak-masyarakat-jaga-sungai-sebagai-sumber-kehidupan-dan-peradaban/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 05:58:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9188</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOGOR – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memuliakan sungai sebagai sumber kehidupan, penopang peradaban, sekaligus bagian penting dari ketahanan air, pangan, lingkungan, dan ekonomi nasional. Ajakan tersebut disampaikan Menko AHY saat meluncurkan Gerakan Ayo Muliakan Sungai (AMS) dan menyusuri Sungai Ciliwung  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/luncurkan-gerakan-nasional-ayo-muliakan-sungai-menko-ahy-ajak-masyarakat-jaga-sungai-sebagai-sumber-kehidupan-dan-peradaban/">Luncurkan Gerakan Nasional Ayo Muliakan Sungai, Menko AHY Ajak Masyarakat Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan dan Peradaban</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOGOR</strong> – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memuliakan sungai sebagai sumber kehidupan, penopang peradaban, sekaligus bagian penting dari ketahanan air, pangan, lingkungan, dan ekonomi nasional.</p>
<p>Ajakan tersebut disampaikan Menko AHY saat meluncurkan Gerakan Ayo Muliakan Sungai (AMS) dan menyusuri Sungai Ciliwung di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).</p>
<p>Menurut Menko AHY, sungai memiliki peran yang sangat penting dalam perjalanan sejarah umat manusia. Berbagai peradaban besar dunia lahir dan berkembang di sekitar sungai, termasuk di Indonesia yang memiliki ribuan daerah aliran sungai yang menopang kehidupan masyarakat.</p>
<p>“Indonesia memang dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, tetapi sesungguhnya Indonesia juga adalah negara sungai. Sungai merupakan urat nadi kehidupan yang harus terus kita jaga agar tetap menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Ia menjelaskan, Indonesia memiliki lebih dari 5.500 daerah aliran sungai yang menjadi penopang kebutuhan air, pertanian, energi, industri, dan ekosistem nasional. Karena itu, menjaga sungai bukan semata persoalan lingkungan, melainkan juga menyangkut ketahanan pangan, ketahanan air, pertumbuhan ekonomi, hingga masa depan generasi mendatang.</p>
<p>Menko AHY menyoroti kondisi sejumlah sungai yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pencemaran, penumpukan sampah, penyempitan alur, hingga pendangkalan yang meningkatkan risiko banjir dan menurunkan kualitas lingkungan.</p>
<p>Khusus Sungai Ciliwung yang memiliki panjang sekitar 124 kilometer dari hulu hingga hilir, Menko AHY menilai penanganan sungai harus dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi.</p>
<p>“Kita sering mendengar dan menyaksikan dampak banjir yang terjadi akibat degradasi sungai, termasuk pendangkalan. Karena itu, ketika berbicara tentang banjir, kita harus melihat persoalannya dari hulu hingga hilir,” katanya.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa upaya pemulihan sungai tidak bisa dilakukan pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat luas.</p>
<p>“Sebagian besar persoalan sungai berawal dari perilaku manusia sendiri. Karena itu, yang harus kita bangun bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga kesadaran kolektif untuk menjaga sungai bersama-sama,” ujarnya.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, Menko AHY bersama peserta melakukan aksi bersih-bersih sungai, penebaran benih ikan endemik Ciliwung sebagai bagian dari pemulihan ekosistem, serta meninjau kawasan yang direncanakan menjadi lokasi pengembangan green corridor di sepanjang Sungai Ciliwung.</p>
<p>Menurut Menko AHY, konsep green corridor tidak hanya bertujuan menjaga kualitas lingkungan, tetapi juga menghadirkan ruang publik yang sehat dan produktif bagi masyarakat.</p>
<p>“Green corridor ini nantinya dapat dilengkapi jalur pejalan kaki yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berjalan kaki, berolahraga, sekaligus berekreasi. Di banyak negara maju, sungai bukan hanya sumber air, tetapi juga menjadi pusat aktivitas wisata dan ekonomi masyarakat,” jelasnya.</p>
<p>Ia menilai, apabila kebersihan dan kualitas Sungai Ciliwung dapat terus ditingkatkan, kawasan tersebut berpotensi menjadi destinasi wisata berbasis lingkungan yang mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.</p>
<p>Dalam sambutannya, Menko AHY juga menegaskan bahwa memuliakan sungai berarti membangun hubungan yang lebih bijaksana antara manusia dan alam. Gerakan tersebut harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen bangsa, mulai dari sekolah, kampus, komunitas, dunia usaha, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat.</p>
<p>“Jika hutan adalah paru-paru dunia, maka sungai adalah urat nadinya. Jika sungai sehat, kehidupan mengalir. Ketika sungai rusak, masa depan ikut hanyut. Karena itu, mari kita jaga, rawat, dan muliakan sungai kita. Memuliakan sungai berarti memuliakan kehidupan,” tegas Menko AHY.</p>
<p>Menutup kegiatan, Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/cek-progres-rehabilitasi-dan-renovasi-mtsn-1-kota-bogor-menko-ahy-sdm-unggul-dimulai-dari-fasilitas-pendidikan-yang-berkualitas/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> mengajak seluruh masyarakat menjadikan Gerakan Ayo Muliakan Sungai sebagai momentum untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan dan sumber daya air Indonesia.</p>
<p>“Mari kita muliakan sungai. Dengan memuliakan sungai, kita turut memuliakan negeri dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.</p>
<p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara; Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, Ossy Dermawan; Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Ferry Noor; Anggota DPR RI, Herman Khaeron; Anggota DPR RI, dan Anton Sukartono Suratto.</p>
<p>Menko AHY didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Nazib Faizal; Staf Khusus Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, Herzaky Mahendra Putra, dan Merry Riana; Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum, Ahmad Khoirul Umam; Staf Khusus Menteri Transmigrasi, Yoyo Raditya.</p>
<p>Selain itu juga turut hadir Plt. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane, Ahmad Victor Samodra beserta jajaran, Pemerintah Kabupaten Bogor, Yayasan Bambu Indonesia, serta berbagai komunitas pecinta lingkungan dan sungai.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/luncurkan-gerakan-nasional-ayo-muliakan-sungai-menko-ahy-ajak-masyarakat-jaga-sungai-sebagai-sumber-kehidupan-dan-peradaban/">Luncurkan Gerakan Nasional Ayo Muliakan Sungai, Menko AHY Ajak Masyarakat Jaga Sungai sebagai Sumber Kehidupan dan Peradaban</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/luncurkan-gerakan-nasional-ayo-muliakan-sungai-menko-ahy-ajak-masyarakat-jaga-sungai-sebagai-sumber-kehidupan-dan-peradaban/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cek Progres Rehabilitasi dan Renovasi MTsN 1 Kota Bogor, Menko AHY: SDM Unggul Dimulai dari Fasilitas Pendidikan yang Berkualitas</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/cek-progres-rehabilitasi-dan-renovasi-mtsn-1-kota-bogor-menko-ahy-sdm-unggul-dimulai-dari-fasilitas-pendidikan-yang-berkualitas/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/cek-progres-rehabilitasi-dan-renovasi-mtsn-1-kota-bogor-menko-ahy-sdm-unggul-dimulai-dari-fasilitas-pendidikan-yang-berkualitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2026 05:55:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9185</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOGOR – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul harus dimulai dari penyediaan fasilitas pendidikan yang berkualitas, aman, dan nyaman. Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat meninjau langsung progres rehabilitasi dan renovasi MTs Negeri 1 Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026), yang saat  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/cek-progres-rehabilitasi-dan-renovasi-mtsn-1-kota-bogor-menko-ahy-sdm-unggul-dimulai-dari-fasilitas-pendidikan-yang-berkualitas/">Cek Progres Rehabilitasi dan Renovasi MTsN 1 Kota Bogor, Menko AHY: SDM Unggul Dimulai dari Fasilitas Pendidikan yang Berkualitas</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOGOR</strong> – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul harus dimulai dari penyediaan fasilitas pendidikan yang berkualitas, aman, dan nyaman. Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat meninjau langsung progres rehabilitasi dan renovasi MTs Negeri 1 Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026), yang saat ini telah mencapai sekitar 95 persen dan segera rampung.</p>
<p>Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program rehabilitasi madrasah berjalan sesuai target sekaligus mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan kondusif bagi para siswa maupun tenaga pendidik.</p>
<p>“Pembangunan sumber daya manusia unggul harus dimulai dari penyediaan fasilitas pendidikan yang berkualitas. Karena itu, kita ingin memastikan anak-anak Indonesia dapat belajar di lingkungan yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung proses pembelajaran secara optimal,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY mengapresiasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Agama yang telah berkolaborasi dengan baik dalam menjalankan program rehabilitasi dan renovasi madrasah sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>“Saya bersyukur progres pembangunan telah mencapai sekitar 95 persen dan sebentar lagi akan tuntas. Ini merupakan hasil kerja keras berbagai pihak, khususnya Kementerian PU dan Kementerian Agama yang terus mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan dengan baik dan tepat waktu,” kata Menko AHY.</p>
<p>Pekerjaan rehabilitasi dan renovasi MTsN 1 Kota Bogor yang menampung sekitar 960 siswa tersebut dilaksanakan oleh Kementerian PU dengan nilai anggaran sekitar Rp5,5 miliar. Lingkup pekerjaan meliputi rehabilitasi enam gedung utama, pekerjaan atap, pintu, jendela, plafon, lantai, pengecatan, pekerjaan mekanikal, elektrikal, plumbing (MEP), armatur, serta pembangunan toilet baru dengan luas bangunan total mencapai sekitar 2.905,9 meter persegi.</p>
<p>Program tersebut merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah di bawah Kementerian Agama. Secara nasional, Kementerian PU tengah merehabilitasi dan merevitalisasi 1.397 madrasah di seluruh Indonesia dengan total anggaran hampir Rp4 triliun.</p>
<p>Menko AHY menegaskan, pembangunan infrastruktur pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada bangunan fisik semata, tetapi juga harus menghadirkan ekosistem pembelajaran yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan.</p>
<p>“Kita ingin meningkatkan kualitas pendidikan melalui ekosistem belajar yang semakin baik, mulai dari ruang kelas, laboratorium, hingga fasilitas dasar yang sering kali terlupakan seperti sanitasi, air bersih, dan toilet yang layak. Karena pada akhirnya membangun sekolah bukan hanya soal bangunannya, tetapi juga menghadirkan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan mendukung proses pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.</p>
<p>Saat meninjau sejumlah ruang kelas yang telah direhabilitasi, Menko AHY juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para siswa. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban. Menko AHY menanyakan pengalaman belajar para siswa, daerah asal tempat tinggal mereka, hingga cita-cita yang ingin diraih di masa depan.</p>
<p>Dengan penuh antusias, para siswa menyampaikan berbagai cita-cita, mulai dari ingin menjadi arsitek, pilot, diplomat, hingga pemimpin masa depan. Menko AHY pun memberikan motivasi agar mereka terus belajar dengan tekun, menjaga disiplin, dan tidak pernah berhenti bermimpi besar.</p>
<p>“Siapa pun bisa meraih cita-citanya jika mau belajar sungguh-sungguh, disiplin, dan tidak mudah menyerah. Teruslah bermimpi besar dan persiapkan diri sebaik mungkin mulai dari sekarang,” pesan Menko AHY.</p>
<p>Tidak hanya berdialog, Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/pertemuan-dengan-menteri-transportasi-federasi-rusia-menko-ahy-bahas-potensi-kerja-sama-strategis/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> juga berinteraksi secara langsung dengan para siswa melalui berbagai kegiatan yang menciptakan suasana hangat dan menyenangkan. Bahkanbl ada siswa yang berkesempatan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an di hadapan Menko AHY, sementara yang lain menunjukkan kemampuan mereka melalui nyanyian dan berbagai aktivitas kreatif yang mendapat apresiasi dari Menko AHY.</p>
<p>Interaksi tersebut menjadi momen yang membangun kedekatan sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa agar semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki.</p>
<p>Menutup dialognya dengan para siswa, Menko AHY menyampaikan doa dan harapannya agar para pelajar MTsN 1 Kota Bogor tumbuh menjadi generasi yang sehat, berakhlak mulia, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.</p>
<p>“Terakhir, saya ingin mendoakan kalian semoga tumbuh menjadi putra-putri yang sehat, belajar dengan baik, menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, berbakti kepada kedua orang tua, serta mampu mengambil peran yang baik untuk masyarakat pada saatnya nanti,” tutup Menko AHY.</p>
<p>Menko AHY meyakini bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah investasi pada pendidikan dan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah akan terus mendorong peningkatan sarana dan prasarana pendidikan yang merata dan berkeadilan agar semakin banyak anak Indonesia dapat belajar dengan aman dan nyaman menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/cek-progres-rehabilitasi-dan-renovasi-mtsn-1-kota-bogor-menko-ahy-sdm-unggul-dimulai-dari-fasilitas-pendidikan-yang-berkualitas/">Cek Progres Rehabilitasi dan Renovasi MTsN 1 Kota Bogor, Menko AHY: SDM Unggul Dimulai dari Fasilitas Pendidikan yang Berkualitas</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/cek-progres-rehabilitasi-dan-renovasi-mtsn-1-kota-bogor-menko-ahy-sdm-unggul-dimulai-dari-fasilitas-pendidikan-yang-berkualitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menko AHY Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul Adaptif untuk Jawab Tantangan Pembangunan Bangsa</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-dorong-praja-ipdn-jadi-asn-unggul-adaptif-untuk-jawab-tantangan-pembangunan-bangsa/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-dorong-praja-ipdn-jadi-asn-unggul-adaptif-untuk-jawab-tantangan-pembangunan-bangsa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2026 06:00:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[AHY IPDN]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9191</guid>

					<description><![CDATA[<p>JATINANGOR — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) yang unggul, adaptif, berintegritas, dan mampu menjadi penggerak pembangunan berkelanjutan di berbagai daerah Indonesia. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan Studium General kepada para praja IPDN di Kampus IPDN  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-dorong-praja-ipdn-jadi-asn-unggul-adaptif-untuk-jawab-tantangan-pembangunan-bangsa/">Menko AHY Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul Adaptif untuk Jawab Tantangan Pembangunan Bangsa</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JATINANGOR</strong> — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) mendorong para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) yang unggul, adaptif, berintegritas, dan mampu menjadi penggerak pembangunan berkelanjutan di berbagai daerah Indonesia. Pesan tersebut disampaikan saat memberikan Studium General kepada para praja IPDN di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (18/6/2026).</p>
<p>Dalam kuliah umum bertajuk “Penyiapan Aparatur Sipil Negara (ASN) Unggul untuk Menjawab Tantangan Pembangunan Bangsa”, Menko AHY menegaskan pembangunan bangsa ke depan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan infrastruktur dan sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelola serta menggerakkan pembangunan tersebut.</p>
<p>Menurutnya, Indonesia saat ini berada pada momentum penting untuk mempersiapkan generasi penerus yang mampu menjawab berbagai tantangan global sekaligus mengawal agenda pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p>&#8220;Kita ingin menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, yang memiliki kapasitas dan integritas untuk memimpin negara kita hari ini dan ke depan. Dimulai dari lembaga pendidikan seperti IPDN yang sama-sama kita cintai dan banggakan,&#8221; ujar Menko AHY.</p>
<p>Ia menjelaskan, dunia saat ini bergerak sangat dinamis dan penuh ketidakpastian. Krisis iklim, disrupsi teknologi, urbanisasi, persaingan sumber daya, hingga dinamika geopolitik global menjadi tantangan yang harus dipahami oleh para calon pemimpin dan ASN masa depan.</p>
<p>Menurut Menko AHY, ASN tidak lagi cukup hanya memahami tata kelola pemerintahan, tetapi juga harus mampu membaca perubahan, mengantisipasi risiko, serta menghadirkan solusi yang inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kita hari ini menghadapi krisis iklim yang serius, disrupsi teknologi, urbanisasi, kompetisi sumber daya yang semakin ketat, hingga dinamika geopolitik yang terus berubah, oleh karena itu, para praja IPDN harus memiliki kemampuan berpikir strategis, memahami akar persoalan, serta mampu menghadirkan solusi yang tepat bagi masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>Lebih lanjut, Menko AHY menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan pemerataan manfaat pembangunan di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, tantangan ketimpangan antardaerah masih menjadi pekerjaan besar yang memerlukan kepemimpinan daerah yang kuat, responsif, dan mampu membangun kolaborasi.</p>
<p>&#8220;Kata kuncinya adalah pembangunan yang berkelanjutan tetapi juga berkeadilan, karena hari ini masih terjadi disparitas antarwilayah,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dalam konteks tersebut, Menko AHY menilai para praja IPDN memiliki peran strategis sebagai calon ASN dan pemimpin daerah yang kelak berada di garis depan pelayanan publik sekaligus penggerak pembangunan. Mereka diharapkan mampu memastikan berbagai program pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan dasar, serta pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.</p>
<p>Sebagai bagian dari pembentukan karakter kepemimpinan, Menko AHY juga mengapresiasi keterlibatan para praja IPDN dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat. Salah satunya saat membantu penanganan bencana di Aceh Tamiang.</p>
<p>Menurutnya, pengalaman terjun langsung di lapangan menjadi bekal penting untuk membangun empati, kepedulian sosial, dan kemampuan mengambil keputusan dalam situasi yang penuh tantangan.</p>
<p>&#8220;Saya mengapresiasi para praja yang turun langsung di daerah bencana. Pengalaman seperti ini sangat berharga dan akan sangat berguna ketika nantinya mereka bertugas di berbagai daerah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyampaikan para lulusan IPDN telah dipersiapkan untuk menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik global hingga pelaksanaan berbagai program strategis nasional.</p>
<p>&#8220;ASN, birokrasi pemerintahan, dan kepala daerah ke depan akan dihadapkan pada tantangan geopolitik, program strategis nasional, serta harapan masyarakat yang harus dijawab secara bersamaan,&#8221; kata Wamendagri Bima Arya.</p>
<p>Ia menilai materi yang disampaikan Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/luncurkan-gerakan-nasional-ayo-muliakan-sungai-menko-ahy-ajak-masyarakat-jaga-sungai-sebagai-sumber-kehidupan-dan-peradaban/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> sangat relevan dalam memperkuat wawasan para praja mengenai tantangan pembangunan nasional sekaligus pentingnya membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.</p>
<p>Menutup kuliah umumnya, Menko AHY mengajak seluruh praja IPDN untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menguasai teknologi, menjaga integritas, dan membangun karakter kepemimpinan yang kuat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan bangsa pada akhirnya sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang menggerakkannya.</p>
<p>&#8220;Jadilah ASN yang unggul dan adaptif. Kuasai teknologi, gunakan data sebagai dasar pengambilan keputusan, tetapi jangan pernah kehilangan empati dan jiwa melayani. Jadilah agen perubahan yang mampu mengubah tantangan menjadi peluang. Selalu punya mimpi besar. Tetapi juga siap bekerja keras dan jangan pernah menyerah. Karena hanya dengan karakter yang unggul kita bisa melewati berbagai tantangan dan membangun Indonesia yang lebih baik,&#8221; tutup pesan Menko AHY.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, Menko AHY didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal; Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antarlembaga Agust Jovan Latuconsina; Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi Sigit Raditya; Staf Khusus Bidang Percepatan Pembangunan Irjen Pol. Arif Rachman; Tenaga Ahli Bidang Hukum dan Peraturan Perundang-undangan Zamrony; serta Tenaga Ahli Bidang Pembangunan Kewilayahan Berkelanjutan Ali Affandi.</p>
<p>Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar, Rektor IPDN H. Halilul Khairi, serta sivitas akademika IPDN.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-dorong-praja-ipdn-jadi-asn-unggul-adaptif-untuk-jawab-tantangan-pembangunan-bangsa/">Menko AHY Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul Adaptif untuk Jawab Tantangan Pembangunan Bangsa</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-dorong-praja-ipdn-jadi-asn-unggul-adaptif-untuk-jawab-tantangan-pembangunan-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pertemuan dengan Menteri Transportasi Federasi Rusia, Menko AHY Bahas Potensi Kerja Sama Strategis</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/pertemuan-dengan-menteri-transportasi-federasi-rusia-menko-ahy-bahas-potensi-kerja-sama-strategis/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/pertemuan-dengan-menteri-transportasi-federasi-rusia-menko-ahy-bahas-potensi-kerja-sama-strategis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2026 02:33:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9181</guid>

					<description><![CDATA[<p>MOSKOW — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membahas berbagai peluang kerja sama strategis di bidang transportasi saat melakukan pertemuan dengan Menteri Transportasi Federasi Rusia Andrey Nikitin di Moskow, Senin (1/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Rusia, khususnya dalam pengembangan transportasi dan konektivitas yang modern, berkelanjutan,  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/pertemuan-dengan-menteri-transportasi-federasi-rusia-menko-ahy-bahas-potensi-kerja-sama-strategis/">Pertemuan dengan Menteri Transportasi Federasi Rusia, Menko AHY Bahas Potensi Kerja Sama Strategis</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOSKOW</strong> — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) membahas berbagai peluang kerja sama strategis di bidang transportasi saat melakukan pertemuan dengan Menteri Transportasi Federasi Rusia Andrey Nikitin di Moskow, Senin (1/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Rusia, khususnya dalam pengembangan transportasi dan konektivitas yang modern, berkelanjutan, dan berdaya saing.</p>
<p>Menko AHY menegaskan, bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.380 pulau dan populasi sekitar 280 juta jiwa, transportasi bukan sekadar sarana mobilitas, melainkan urat nadi yang menghubungkan masyarakat, memperkuat persatuan, serta membuka akses terhadap berbagai peluang ekonomi.</p>
<p>“Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.380 pulau dan populasi sekitar 280 juta jiwa. Bagi kami, transportasi adalah urat nadi yang mempersatukan bangsa dan menghubungkan seluruh wilayah Nusantara,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat mendukung peningkatan konektivitas nasional, penguatan sektor perkeretaapian, pengembangan transportasi laut dan pelabuhan, peningkatan keselamatan transportasi, serta pemanfaatan teknologi untuk menciptakan sistem transportasi yang semakin efisien dan berkelanjutan.</p>
<p>Menko AHY menjelaskan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia menargetkan penurunan biaya logistik nasional hingga mencapai 12,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2029. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi ekonomi sekaligus memperkuat daya saing nasional.</p>
<p>Selain peningkatan konektivitas, Indonesia juga terus mendorong transformasi sektor transportasi yang sejalan dengan target Net Zero Emissions pada 2060 atau lebih cepat. Salah satu fokus pembahasan adalah peluang kerja sama dalam pengembangan teknologi transportasi rendah karbon, bahan bakar alternatif, serta berbagai inovasi yang mendukung transisi energi.</p>
<p>“Pengalaman dan keunggulan Rusia dalam pengembangan teknologi propulsi alternatif serta bahan bakar rendah karbon, termasuk LNG dan amonia, dapat menjadi nilai tambah yang penting bagi upaya transisi energi dan dekarbonisasi sektor transportasi Indonesia,” kata Menko AHY.</p>
<p>Di sektor perkeretaapian, Menko AHY menyampaikan Indonesia masih membutuhkan pengembangan jaringan kereta api secara signifikan untuk memperkuat konektivitas nasional dan mendukung pemerataan pembangunan. Karena itu, Indonesia membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan Rusia untuk berpartisipasi dalam pengembangan koridor perkeretaapian strategis, termasuk Trans-Sumatera, Trans-Sulawesi, dan Trans-Kalimantan.</p>
<p>Selain pembangunan jaringan, peluang kerja sama juga mencakup pengembangan teknologi dan manufaktur sarana-prasarana perkeretaapian, rekayasa kereta berkecepatan tinggi dan angkutan berat (heavy-haul rail), peningkatan standar keselamatan dan operasional, pengembangan perkeretaapian rendah karbon, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia dan riset.</p>
<p>Menko AHY juga menyoroti pentingnya pengembangan transportasi perkotaan yang modern dan ramah lingkungan. Menurutnya, pengalaman Rusia dalam mengelola sistem transportasi publik, khususnya Metro Moskow, dapat menjadi referensi berharga bagi pengembangan MRT, LRT, dan kereta komuter di Indonesia.</p>
<p>Selain itu, kedua pihak membahas peluang penguatan konektivitas udara dan laut guna mendukung hubungan logistik, perdagangan, dan mobilitas masyarakat kedua negara. Indonesia berkomitmen mempercepat proses ratifikasi Protokol Perubahan atas Perjanjian Angkutan Udara Indonesia–Rusia yang telah ditandatangani pada 2023.</p>
<p>Di sektor maritim, Indonesia melihat peluang untuk mengembangkan layanan pelayaran langsung yang menghubungkan pelabuhan-pelabuhan utama Indonesia dan Rusia. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok, meningkatkan efisiensi logistik, serta membuka koridor perdagangan maritim yang lebih tangguh dan berkelanjutan.</p>
<p>Menko AHY menambahkan, di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Indonesia perlu terus membuka ruang kolaborasi yang mampu memperkuat daya saing nasional. Menurutnya, yang terpenting bukan hanya siapa mitra kerja samanya, melainkan bagaimana setiap kerja sama dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p>“Tujuan kami sederhana, bagaimana biaya logistik semakin efisien, konektivitas antardaerah semakin kuat, investasi dan lapangan kerja semakin tumbuh, serta distribusi barang dan layanan publik dapat menjangkau masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.</p>
<p>Karena itu, Indonesia juga mendorong berbagai peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia, transfer pengetahuan dan teknologi, serta penguatan kapasitas industri transportasi nasional agar semakin siap menghadapi tantangan masa depan.</p>
<p>Menutup pertemuan, Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> menegaskan diplomasi harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara langsung.</p>
<p>“Bagi kami, diplomasi harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap pembahasan yang dilakukan selalu diarahkan untuk mendukung pembangunan, memperkuat konektivitas, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kami berharap berbagai peluang yang dibahas dapat diwujudkan menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia,” tutup Menko AHY.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/pertemuan-dengan-menteri-transportasi-federasi-rusia-menko-ahy-bahas-potensi-kerja-sama-strategis/">Pertemuan dengan Menteri Transportasi Federasi Rusia, Menko AHY Bahas Potensi Kerja Sama Strategis</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/pertemuan-dengan-menteri-transportasi-federasi-rusia-menko-ahy-bahas-potensi-kerja-sama-strategis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menko AHY Tawarkan Kerja Sama Maritim, Logistik, dan Perkeretaapian Indonesia-Rusia</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 03:12:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9177</guid>

					<description><![CDATA[<p>ST. PETERSBURG – Pemerintah Indonesia menawarkan peluang kerja sama yang lebih luas dengan Rusia di bidang maritim, pelabuhan, logistik, dan perkeretaapian sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. Peluang kerja sama tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/">Menko AHY Tawarkan Kerja Sama Maritim, Logistik, dan Perkeretaapian Indonesia-Rusia</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ST. PETERSBURG</strong> – Pemerintah Indonesia menawarkan peluang kerja sama yang lebih luas dengan Rusia di bidang maritim, pelabuhan, logistik, dan perkeretaapian sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.</p>
<p>Peluang kerja sama tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) saat menjadi pembicara dalam sesi EAEU-ASEAN pada rangkaian St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026 di St. Petersburg, Rusia, Kamis (4/6/2026).</p>
<p>Dalam paparannya, Menko AHY menegaskan bahwa penguatan konektivitas merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia membutuhkan sistem transportasi dan logistik yang semakin efisien, terintegrasi, dan mampu menjangkau seluruh wilayah Nusantara.</p>
<p>“Konektivitas adalah hal yang menyatukan Indonesia, memperluas peluang, dan memperkuat daya saing kita,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Menurutnya, pembangunan konektivitas tidak hanya berperan dalam mempercepat mobilitas manusia dan distribusi barang, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, mengurangi kesenjangan antarwilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Pemerintah Indonesia saat ini terus memperkuat berbagai pelabuhan strategis, mengintegrasikan sistem logistik nasional, serta mengembangkan jaringan perkeretaapian di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan kawasan-kawasan pertumbuhan baru lainnya.</p>
<p>Menko AHY menjelaskan bahwa agenda pembangunan tersebut membuka ruang kolaborasi yang luas bagi mitra internasional, termasuk Rusia dan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU).</p>
<p>“Hal ini membuka peluang dalam manufaktur bersama peralatan kereta api dan pelabuhan, transfer teknologi dalam persinyalan dan logistik digital, serta pengembangan koridor kereta api, pelabuhan, dan logistik yang terintegrasi,” jelasnya.</p>
<p>Selain itu, Indonesia juga membuka peluang kerja sama dalam pengembangan sistem transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan, termasuk digitalisasi layanan logistik, peningkatan keselamatan transportasi, pengembangan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas sektor transportasi dan konektivitas nasional.</p>
<p>Menko AHY menilai Rusia memiliki pengalaman dan kapasitas teknologi yang kuat dalam bidang transportasi, logistik, manufaktur, rekayasa infrastruktur, dan industri maritim. Oleh karena itu, kerja sama Indonesia–Rusia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh, tidak hanya dalam bentuk perdagangan, tetapi juga investasi, transfer teknologi, pengembangan industri strategis, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.</p>
<p>Selain sektor transportasi dan logistik, Indonesia juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di bidang kemaritiman. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia terus mendorong modernisasi pelabuhan, penguatan konektivitas antarpulau, pengembangan industri galangan kapal, serta peningkatan efisiensi rantai pasok nasional.</p>
<p>Menurut Menko AHY, konektivitas maritim memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kelancaran distribusi barang, memperkuat ketahanan ekonomi nasional, dan mendukung integrasi kawasan.</p>
<p>Ia juga menilai bahwa peningkatan konektivitas laut, termasuk penjajakan rute pelayaran langsung (direct shipping) antar pelabuhan utama, dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia, Rusia, dan kawasan Eurasia secara lebih luas.</p>
<p>“Tujuan kami adalah menciptakan mobilitas manusia dan logistik yang lebih efisien guna membuka potensi ekonomi baru di seluruh wilayah Nusantara,” tegas Menko AHY.</p>
<p>Lebih lanjut, Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-buka-peluang-kolaborasi-giant-sea-wall-dan-infrastruktur-berketahanan-iklim/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> menekankan bahwa pembangunan konektivitas harus berjalan seiring dengan agenda keberlanjutan. Karena itu, Indonesia juga terus mendorong pengembangan transportasi rendah karbon, efisiensi energi, serta pemanfaatan teknologi yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.</p>
<p>Menurutnya, kerja sama yang dibangun harus mampu menghasilkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, baik melalui peningkatan kualitas layanan transportasi, penciptaan lapangan kerja, penguatan industri nasional, maupun peningkatan daya saing ekonomi.</p>
<p>“Bagi Indonesia, yang terpenting bukan sekadar membangun hubungan antarnegara, tetapi memastikan setiap kerja sama dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Pemerintah berharap kemitraan yang semakin erat antara Indonesia, Rusia, dan negara-negara Eurasia dapat memperkuat konektivitas kawasan, meningkatkan investasi, memperluas transfer teknologi, serta menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi semua pihak.</p>
<p>SPIEF 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan Rusia dan negara-negara Eurasia, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang infrastruktur, transportasi, logistik, energi, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/">Menko AHY Tawarkan Kerja Sama Maritim, Logistik, dan Perkeretaapian Indonesia-Rusia</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menko AHY Buka Peluang Kolaborasi Giant Sea Wall dan Infrastruktur Berketahanan Iklim</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-buka-peluang-kolaborasi-giant-sea-wall-dan-infrastruktur-berketahanan-iklim/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-buka-peluang-kolaborasi-giant-sea-wall-dan-infrastruktur-berketahanan-iklim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 03:05:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9174</guid>

					<description><![CDATA[<p>ST. PETERSBURG – Pemerintah Indonesia membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas dalam pengembangan infrastruktur berketahanan iklim (climate-resilient infrastructure), termasuk teknologi perlindungan pesisir, sistem peringatan dini bencana, energi berkelanjutan, serta proyek Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Peluang kolaborasi tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-buka-peluang-kolaborasi-giant-sea-wall-dan-infrastruktur-berketahanan-iklim/">Menko AHY Buka Peluang Kolaborasi Giant Sea Wall dan Infrastruktur Berketahanan Iklim</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ST. PETERSBURG</strong> – Pemerintah Indonesia membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas dalam pengembangan infrastruktur berketahanan iklim (climate-resilient infrastructure), termasuk teknologi perlindungan pesisir, sistem peringatan dini bencana, energi berkelanjutan, serta proyek Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>Peluang kolaborasi tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) saat berbicara dalam sesi EAEU–ASEAN pada rangkaian St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026 di St. Petersburg, Rusia, Kamis (4/6/2026).</p>
<p>Dalam forum tersebut, Menko AHY menegaskan bahwa dunia saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi global, gangguan rantai pasok, hingga dinamika geopolitik yang memengaruhi stabilitas dan pembangunan berbagai negara.</p>
<p>Menurutnya, ketahanan tidak lagi dapat dipandang sebagai pilihan, melainkan harus menjadi bagian dari desain pembangunan nasional yang terencana dan berkelanjutan.</p>
<p>“Ketahanan harus dirancang secara sadar melalui pembangunan infrastruktur yang kuat, ketahanan energi, ketahanan pangan dan air, serta kemitraan internasional yang dapat dipercaya,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa Indonesia terus mengedepankan kerja sama dan kolaborasi sebagai bagian dari solusi menghadapi tantangan global.</p>
<p>“Sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia memilih untuk membangun persahabatan dengan semua bangsa. Kita percaya pada dialog di atas konfrontasi, kerja sama di atas persaingan, serta kemitraan yang saling menguntungkan bagi semua pihak,” lanjutnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY memaparkan tiga prioritas utama pembangunan infrastruktur Indonesia. Pertama, dekarbonisasi sektor transportasi sebagai bagian dari upaya mencapai target Net Zero Emissions. Kedua, penguatan konektivitas strategis melalui integrasi pelabuhan, sistem logistik, dan jaringan perkeretaapian nasional. Ketiga, pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap perubahan iklim, termasuk perlindungan kawasan pesisir melalui proyek Giant Sea Wall.</p>
<p>Menurut Menko AHY, perubahan iklim telah menjadi tantangan nyata yang dihadapi Indonesia. Banjir, abrasi pantai, cuaca ekstrem, kenaikan muka air laut, hingga penurunan muka tanah di sejumlah wilayah pesisir memerlukan langkah mitigasi yang terukur, terpadu, dan berjangka panjang.</p>
<p>“Indonesia sedang mematangkan rencana pembangunan Giant Sea Wall sebagai bagian dari agenda perlindungan pesisir yang lebih luas, khususnya di wilayah Pantai Utara Jawa. Langkah ini bukan sekadar menghadirkan perlindungan fisik, tetapi juga menjaga denyut nadi kehidupan masyarakat, melindungi mata pencaharian, serta memastikan keberlanjutan ekosistem sosial dan ekonomi di kawasan pesisir,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa kawasan Pantai Utara Jawa merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi nasional yang memiliki peran penting dalam mendukung industri, perdagangan, logistik, pelabuhan, dan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, perlindungan kawasan pesisir menjadi bagian penting dari strategi menjaga keberlanjutan pembangunan nasional dalam jangka panjang.</p>
<p>Menurut Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/di-spief-2026-menko-ahy-tegaskan-indonesia-siap-menjadi-jembatan-asean-eurasia-di-tengah-ketidakpastian-global/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>, proyek Giant Sea Wall membuka peluang kolaborasi internasional yang luas, mulai dari rekayasa pesisir, teknologi perlindungan pantai dan penghalang laut, sistem operasi dan pemeliharaan, teknologi pemantauan lingkungan, hingga penelitian dan pengembangan bersama.</p>
<p>Selain itu, Indonesia juga membuka peluang kerja sama pada sektor energi bersih, transportasi rendah karbon, infrastruktur tahan iklim, sistem logistik berbasis teknologi, serta ekonomi maritim berkelanjutan yang menjadi kebutuhan bersama negara-negara ASEAN dan Eurasia.</p>
<p>“Indonesia terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang mampu memperkuat kapasitas nasional sekaligus menghadirkan solusi yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim,” tegas Menko AHY.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa tantangan global tidak dapat dijawab hanya dengan pernyataan dan niat baik. Diperlukan implementasi nyata yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.</p>
<p>“Kita perlu bergerak dari dialog menuju aksi, dari kerangka kerja menuju proyek nyata, dan dari komitmen menuju hasil yang dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Menutup paparannya, Menko AHY mengajak negara-negara ASEAN dan Eurasia untuk memperkuat semangat kolaborasi dan kemitraan jangka panjang dalam menghadapi berbagai tantangan global.</p>
<p>“Mari menjadi generasi yang memilih kerja sama di atas fragmentasi, ketangguhan di atas kerentanan, serta kemitraan jangka panjang di atas keuntungan jangka pendek. Mari kita bangun bukan hanya ekonomi yang lebih kuat, melainkan juga kepercayaan yang lebih kokoh di antara bangsa-bangsa,” pungkas Menko AHY.</p>
<p>Melalui kerja sama yang semakin erat dengan Rusia dan negara-negara Eurasia, Pemerintah Indonesia berharap dapat mempercepat pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan iklim, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-buka-peluang-kolaborasi-giant-sea-wall-dan-infrastruktur-berketahanan-iklim/">Menko AHY Buka Peluang Kolaborasi Giant Sea Wall dan Infrastruktur Berketahanan Iklim</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-buka-peluang-kolaborasi-giant-sea-wall-dan-infrastruktur-berketahanan-iklim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di SPIEF 2026, Menko AHY Tegaskan Indonesia Siap Menjadi Jembatan ASEAN-Eurasia di Tengah Ketidakpastian Global</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/di-spief-2026-menko-ahy-tegaskan-indonesia-siap-menjadi-jembatan-asean-eurasia-di-tengah-ketidakpastian-global/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/di-spief-2026-menko-ahy-tegaskan-indonesia-siap-menjadi-jembatan-asean-eurasia-di-tengah-ketidakpastian-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 03:00:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9171</guid>

					<description><![CDATA[<p>ST. PETERSBURG – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi jembatan strategis yang memperkuat konektivitas, kerja sama, dan pertumbuhan berkelanjutan antara kawasan ASEAN dan Eurasia di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Pernyataan tersebut disampaikan Menko AHY saat menjadi pembicara pada sesi EAEU-ASEAN dalam St. Petersburg International Economic  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/di-spief-2026-menko-ahy-tegaskan-indonesia-siap-menjadi-jembatan-asean-eurasia-di-tengah-ketidakpastian-global/">Di SPIEF 2026, Menko AHY Tegaskan Indonesia Siap Menjadi Jembatan ASEAN-Eurasia di Tengah Ketidakpastian Global</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ST. PETERSBURG</strong> – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi jembatan strategis yang memperkuat konektivitas, kerja sama, dan pertumbuhan berkelanjutan antara kawasan ASEAN dan Eurasia di tengah meningkatnya ketidakpastian global.</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Menko AHY saat menjadi pembicara pada sesi EAEU-ASEAN dalam St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026 di St. Petersburg, Rusia, Kamis (4/6/2026). Forum tersebut mempertemukan para pemimpin pemerintahan, pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk membahas tantangan dan peluang ekonomi global.</p>
<p>Dalam forum tersebut, Menko AHY menyoroti dinamika dunia yang semakin kompleks, mulai dari ketidakpastian ekonomi global, gangguan rantai pasok, tekanan terhadap ketahanan energi, pangan, dan air, hingga meningkatnya fragmentasi geopolitik yang memengaruhi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi dunia.</p>
<p>Menurutnya, tantangan-tantangan tersebut tidak dapat dihadapi secara parsial maupun oleh satu negara saja. Dibutuhkan kemitraan yang lebih erat, saling menghormati, dan berorientasi pada solusi yang nyata.</p>
<p>“Indonesia berupaya menjadi jembatan, penyeimbang, dan mitra yang konstruktif dalam memperkuat kerja sama internasional,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia terus menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif, terbuka, inklusif, dan berorientasi pada kolaborasi.</p>
<p>“Kami mencari persahabatan dengan semua bangsa. Kami percaya pada dialog daripada konfrontasi, dan kerja sama daripada persaingan,” tegasnya.</p>
<p>Dalam paparannya, Menko AHY menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur bagi Indonesia tidak semata-mata berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan, pelabuhan, bandara, maupun jaringan transportasi. Infrastruktur diposisikan sebagai fondasi utama untuk memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air, memperluas akses terhadap peluang ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.</p>
<p>“Bagi Indonesia, pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun jalan, pelabuhan, atau jaringan transportasi. Infrastruktur adalah fondasi untuk memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air; memperluas kesempatan; serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki posisi yang unik dan strategis dalam memperkuat konektivitas regional maupun global. Dengan letak geografis yang berada di jalur perdagangan internasional serta perannya sebagai salah satu penggerak utama ekonomi ASEAN, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi penghubung yang memperkuat kerja sama antara Asia Tenggara dan kawasan Eurasia.</p>
<p>Dalam forum tersebut, Menko AHY juga mendorong penguatan kerja sama yang lebih konkret antara negara-negara ASEAN dan Eurasian Economic Union (EAEU), khususnya pada sektor-sektor yang menjadi kebutuhan bersama di masa depan.</p>
<p>Kerja sama tersebut mencakup pengembangan transportasi rendah karbon, pembangunan konektivitas strategis, infrastruktur yang tangguh terhadap perubahan iklim, energi bersih, sistem logistik berbasis teknologi, serta ekonomi maritim yang berkelanjutan.</p>
<p>Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-pimpin-konsultasi-bilateral-indonesia-rusia-sepakat-perkuat-kerja-sama-perkapalan-dan-konektivitas-maritim/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> menilai negara-negara EAEU memiliki berbagai keunggulan di bidang energi, manufaktur, teknologi, logistik, dan rekayasa infrastruktur yang dapat menjadi landasan kolaborasi yang saling menguntungkan dengan Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Menko AHY menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur hijau menjadi salah satu prioritas utama Indonesia dalam menghadapi tantangan masa depan. Transformasi menuju sistem transportasi yang lebih bersih, pengembangan energi terbarukan, serta pembangunan yang adaptif terhadap perubahan iklim menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga daya saing sekaligus keberlanjutan pembangunan nasional.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY juga menyoroti tiga prioritas utama pembangunan infrastruktur Indonesia, yaitu dekarbonisasi sektor transportasi menuju target Net Zero Emissions, penguatan konektivitas strategis melalui integrasi pelabuhan dan jaringan perkeretaapian, serta pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap perubahan iklim, termasuk proyek Giant Sea Wall.</p>
<p>“Tiga prioritas tersebut membentuk satu visi terpadu, yaitu Indonesia yang lebih kuat, lebih hijau, dan lebih siap menghadapi masa depan,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Menutup paparannya, Menko AHY menekankan bahwa dunia membutuhkan lebih banyak kerja sama dan kepercayaan di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks.</p>
<p>“Tidak ada satu negara pun yang mampu menghadapi berbagai tantangan global sendirian. Dunia membutuhkan lebih banyak kolaborasi, lebih banyak kepercayaan, dan lebih banyak solusi bersama,” katanya.</p>
<p>Menurutnya, kemitraan yang kuat harus dibangun tidak hanya melalui dialog dan komitmen, tetapi juga melalui implementasi yang nyata dan berkelanjutan.</p>
<p>“Kita harus bergerak dari dialog menuju aksi, dari kerangka kerja menuju proyek nyata, dan dari niat baik menuju kemitraan yang tahan lama. Pada akhirnya, yang kita bangun bukan hanya ekonomi yang lebih kuat, tetapi juga kepercayaan yang lebih kokoh di antara bangsa-bangsa,” pungkas Menko AHY.</p>
<p>SPIEF 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan Rusia dan negara-negara Eurasia, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang infrastruktur, transportasi, energi, teknologi, ekonomi maritim, dan pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/di-spief-2026-menko-ahy-tegaskan-indonesia-siap-menjadi-jembatan-asean-eurasia-di-tengah-ketidakpastian-global/">Di SPIEF 2026, Menko AHY Tegaskan Indonesia Siap Menjadi Jembatan ASEAN-Eurasia di Tengah Ketidakpastian Global</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/di-spief-2026-menko-ahy-tegaskan-indonesia-siap-menjadi-jembatan-asean-eurasia-di-tengah-ketidakpastian-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menko AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, Indonesia-Rusia Sepakat Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Konektivitas Maritim</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-pimpin-konsultasi-bilateral-indonesia-rusia-sepakat-perkuat-kerja-sama-perkapalan-dan-konektivitas-maritim/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-pimpin-konsultasi-bilateral-indonesia-rusia-sepakat-perkuat-kerja-sama-perkapalan-dan-konektivitas-maritim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 01:23:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9168</guid>

					<description><![CDATA[<p>MOSKOW — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) memimpin Konsultasi Bilateral Indonesia-Rusia di bidang kemaritiman bersama Penasihat Presiden Federasi Rusia sekaligus Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia Nikolai Patrushev di Moskow, Senin (1/6/2026). Pertemuan yang merupakan kelanjutan dari dialog yang diinisiasi pada November 2025 lalu di Jakarta, menghasilkan kesepakatan untuk  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-pimpin-konsultasi-bilateral-indonesia-rusia-sepakat-perkuat-kerja-sama-perkapalan-dan-konektivitas-maritim/">Menko AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, Indonesia-Rusia Sepakat Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Konektivitas Maritim</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOSKOW</strong> — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) memimpin Konsultasi Bilateral Indonesia-Rusia di bidang kemaritiman bersama Penasihat Presiden Federasi Rusia sekaligus Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia Nikolai Patrushev di Moskow, Senin (1/6/2026). Pertemuan yang merupakan kelanjutan dari dialog yang diinisiasi pada November 2025 lalu di Jakarta, menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kerja sama di bidang perkapalan, konektivitas maritim, logistik, pengembangan sumber daya manusia, serta pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.</p>
<p>Dalam sambutannya, Menko AHY menegaskan hubungan Indonesia dan Rusia terus berkembang menuju kemitraan yang semakin strategis, terutama setelah kedua negara meluncurkan Deklarasi Kemitraan Strategis yang disepakati Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin pada Juni 2025.</p>
<p>“Hubungan kedua negara tidak lagi hanya bertumpu pada hubungan politik dan diplomatik, tetapi juga bergerak menuju kemitraan strategis yang lebih konkret dalam pembangunan ekonomi, konektivitas, teknologi, dan ketahanan wilayah,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Menko AHY menjelaskan, sebagai negara kepulauan dengan 17.380 pulau, Indonesia membutuhkan sistem konektivitas yang terintegrasi dan berkelanjutan. Karena itu, pengalaman Rusia di bidang transportasi, infrastruktur, logistik, dan teknologi maritim dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung agenda pembangunan nasional Indonesia.</p>
<p>“Pembangunan konektivitas tidak bisa hanya mengandalkan satu moda transportasi. Diperlukan keseimbangan dan kolaborasi antarmoda untuk memperkuat pemerataan pembangunan sekaligus menekan biaya logistik nasional,” kata Menko AHY.</p>
<p>Dalam konsultasi bilateral tersebut, kedua negara membahas sejumlah bidang kerja sama prioritas, antara lain peningkatan kapasitas angkutan laut, kerja sama ilmiah dan teknis di bidang kemaritiman, pembangunan pelabuhan berkelanjutan, pengembangan industri galangan kapal, pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia maritim, serta pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.</p>
<p>Menko AHY menilai Indonesia dan Rusia memiliki kesamaan karakter sebagai negara maritim besar yang memiliki peluang luas untuk membangun kemitraan jangka panjang.</p>
<p>“Indonesia dan Rusia sama-sama dianugerahi geografi yang luar biasa. Kekayaan geografis ini bukan hanya warisan, tetapi juga tanggung jawab dan peluang untuk membangun masa depan bersama melalui ekonomi maritim yang berkelanjutan,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut kerja sama, kedua negara sepakat membentuk tiga kelompok kerja strategis. Kelompok kerja pertama berfokus pada pengembangan industri galangan kapal dan pelabuhan berkelanjutan. Kelompok kerja kedua menangani pengembangan sumber daya kelautan dan perikanan berkelanjutan. Adapun kelompok kerja ketiga berfokus pada pengembangan sumber daya manusia, riset, dan pelatihan.</p>
<p>Menurut Menko AHY, pembentukan kelompok kerja tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh agenda kerja sama dapat berjalan secara terarah, terukur, dan menghasilkan manfaat nyata bagi kedua negara.</p>
<p>“Indonesia hadir dengan semangat kemitraan yang setara. Kami siap melangkah maju bersama Rusia menuju masa depan maritim yang lebih kuat, lebih hijau, dan lebih sejahtera bagi kedua bangsa,” tegas Menko AHY.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-bertemu-dubes-dan-diaspora-indonesia-di-rusia-ajak-kolaborasi-strategis-untuk-pembangunan-nasional/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> juga mengungkapkan sejumlah perkembangan konkret hasil tindak lanjut konsultasi bilateral sebelumnya. Di antaranya kerja sama antara PT PAL Indonesia dan Rosatom terkait Floating Nuclear Power Plant (FNPP) yang telah diawali dengan penandatanganan Non-Disclosure Agreement (NDA) pada April 2026 dan akan dilanjutkan melalui penyusunan nota kesepahaman.</p>
<p>Selain itu, pembahasan kerja sama pembangunan kapal antara PT PAL Indonesia dan Ak Bars Shipbuilding Corporation terus berjalan. PT Pelindo juga tengah menindaklanjuti kerja sama dengan CIFREX untuk pengembangan kapal berkecepatan tinggi. Sementara itu, Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Luar Negeri RI sedang mengoordinasikan rencana pengiriman tenaga terampil sektor galangan kapal ke Rusia.</p>
<p>Menutup pertemuan, Menko AHY menegaskan kerja sama Indonesia-Rusia di sektor maritim bukan sekadar komitmen di atas kertas, melainkan telah bergerak menuju implementasi nyata yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas, meningkatkan daya saing industri, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara.</p>
<p>“Setiap pencapaian besar selalu lahir dari satu langkah pertama. Kunci keberhasilan kerja sama ini terletak pada peran aktif kedua belah pihak. Karena itu, mari kita melangkah bersama dengan visi yang berani, kerja yang terukur, dan hasil yang nyata,” pungkas Menko AHY.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, Menko AHY didampingi oleh Deputi Nazib Faizal dan Deputi Odo R.M Manuhutu.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-pimpin-konsultasi-bilateral-indonesia-rusia-sepakat-perkuat-kerja-sama-perkapalan-dan-konektivitas-maritim/">Menko AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, Indonesia-Rusia Sepakat Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Konektivitas Maritim</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-pimpin-konsultasi-bilateral-indonesia-rusia-sepakat-perkuat-kerja-sama-perkapalan-dan-konektivitas-maritim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menko AHY Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Ajak Kolaborasi Strategis Untuk Pembangunan Nasional</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-bertemu-dubes-dan-diaspora-indonesia-di-rusia-ajak-kolaborasi-strategis-untuk-pembangunan-nasional/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-bertemu-dubes-dan-diaspora-indonesia-di-rusia-ajak-kolaborasi-strategis-untuk-pembangunan-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2026 12:14:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9165</guid>

					<description><![CDATA[<p>MOSKOW — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak diaspora Indonesia di Federasi Rusia untuk berkolaborasi dan mengambil peran lebih aktif dalam mendukung pembangunan nasional melalui kontribusi pengetahuan, jejaring profesional, investasi, perdagangan, hingga pengembangan teknologi dan inovasi. Ajakan tersebut disampaikan Menko AHY saat bertemu Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-bertemu-dubes-dan-diaspora-indonesia-di-rusia-ajak-kolaborasi-strategis-untuk-pembangunan-nasional/">Menko AHY Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Ajak Kolaborasi Strategis Untuk Pembangunan Nasional</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOSKOW</strong> — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) mengajak diaspora Indonesia di Federasi Rusia untuk berkolaborasi dan mengambil peran lebih aktif dalam mendukung pembangunan nasional melalui kontribusi pengetahuan, jejaring profesional, investasi, perdagangan, hingga pengembangan teknologi dan inovasi.</p>
<p>Ajakan tersebut disampaikan Menko AHY saat bertemu Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia Jose A.M. Tavares, jajaran KBRI Moskow, serta perwakilan diaspora Indonesia di Rusia pada Minggu (31/5/2026) waktu setempat.</p>
<p>Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Konsultasi Bilateral II atas undangan Ketua Dewan Maritim Rusia Nikolai P. Patrushev sebagai tindak lanjut Konsultasi Bilateral I pada November 2025 yang menghasilkan penandatanganan Memorandum Saling Pengertian (MSP) di bidang Infrastruktur dan Konektivitas Maritim. Kegiatan ini juga menjadi bagian tindak lanjut dari Deklarasi Kemitraan Strategis yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin di St. Petersburg, 19 Juni 2025, yang mencakup 18 sektor kerja sama strategis di antaranya maritim, transportasi dan infrastruktur, energi, serta penanggulangan bencana yang sebagian besar bersinggungan langsung dengan mandat Kemenko Infra.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, AHY menyampaikan apresiasi kepada KBRI Moskow yang telah mendukung dan memfasilitasi berbagai agenda kerja sama Indonesia-Rusia.</p>
<p>“Setiap diplomasi internasional membutuhkan koordinasi yang tidak sederhana. Kami sungguh menghargai dedikasi KBRI Moskow dalam menjaga dan memperkuat hubungan baik Indonesia dan Federasi Rusia,” ujar AHY.</p>
<p>Di hadapan para diaspora, Menko AHY memaparkan sejumlah program strategis nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya untuk menopang target pertumbuhan ekonomi 8 persen.</p>
<p>Program-program tersebut meliputi pembangunan Giant Sea Wall Pantai Utara Jawa dengan estimasi investasi USD 80 miliar yang membentang dari Banten hingga Gresik; percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana; Gerakan Indonesia ASRI untuk penataan kawasan kumuh dan permukiman nelayan; Program Pembangunan 3 Juta Rumah; pengembangan jaringan perkeretaapian lintas pulau dan transportasi massal berbasis Transit Oriented Development (TOD); penerapan kebijakan Zero Over Dimension Over Load (Zero ODOL) yang akan efektif penuh pada 2027; penguatan bendungan dan ketahanan air; serta dukungan pengembangan Ibu Kota Nusantara.</p>
<p>Menko AHY menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk mewujudkan swasembada pangan, energi, dan air, memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan pemerataan pembangunan kewilayahan, serta memperkuat ketahanan lingkungan.</p>
<p>Dalam konteks tersebut, Menko AHY menilai diaspora Indonesia di Rusia memiliki posisi yang sangat strategis sebagai mitra pembangunan nasional.</p>
<p>“Diaspora Indonesia bukan hanya representasi bangsa di luar negeri, melainkan juga mitra strategis pembangunan nasional. Kami melihat banyak peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan, mulai dari transfer pengetahuan, pengembangan jejaring bisnis, promosi investasi, hingga penguatan diplomasi teknologi dan inovasi,” kata Menko AHY.</p>
<p>Menurut Menko AHY, diaspora Indonesia di Rusia juga dapat berperan sebagai penghubung berbagai peluang kerja sama konkret di bidang perdagangan, pendidikan, riset, energi, kemaritiman, logistik, dan infrastruktur.</p>
<p>Pemerintah Indonesia, lanjut Menko AHY, saat ini juga terus mendorong peningkatan ekspor berbagai komoditas unggulan ke pasar Rusia, seperti produk perikanan, kopi, rempah-rempah, dan produk maritim. Karena itu, diaspora diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat jaringan distribusi, pemasaran, dan pengembangan akses pasar bagi produk Indonesia.</p>
<p>“Kami berharap diaspora dapat menjadi bagian dari solusi untuk memperluas jejaring perdagangan Indonesia di Rusia, sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas antara kedua negara,” ujarnya.</p>
<p>Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/di-hadapan-ribuan-mahasiswa-unpam-menko-ahy-tegaskan-pembangunan-sdm-fondasi-utama-kemajuan-bangsa/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> juga mendorong penguatan pemetaan dan konsolidasi diaspora Indonesia di Rusia secara lebih terstruktur berdasarkan bidang keahlian dan potensi kontribusinya terhadap pembangunan nasional.</p>
<p>Menutup pertemuan, Menko AHY menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan diaspora harus terus diperkuat sebagai kemitraan jangka panjang yang saling mendukung.</p>
<p>“Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga wujud ikatan yang kuat antara tanah air dan putra-putri bangsa yang tengah berkarya di luar negeri. Mari terus menjaga koneksi, memperkuat kolaborasi, dan bersama-sama berkontribusi untuk Indonesia yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing global,” tutup Menko AHY.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-bertemu-dubes-dan-diaspora-indonesia-di-rusia-ajak-kolaborasi-strategis-untuk-pembangunan-nasional/">Menko AHY Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Ajak Kolaborasi Strategis Untuk Pembangunan Nasional</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-bertemu-dubes-dan-diaspora-indonesia-di-rusia-ajak-kolaborasi-strategis-untuk-pembangunan-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
