<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</title>
	<atom:link href="https://agusyudhoyono.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://agusyudhoyono.com/</link>
	<description>Official Website AHY</description>
	<lastBuildDate>Sun, 02 Aug 2026 13:39:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://agusyudhoyono.com/wp-content/uploads/2023/06/cropped-Logo-AHY-SEO-32x32.png</url>
	<title>Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</title>
	<link>https://agusyudhoyono.com/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gelar Lomba Karapan Sapi Jelang HUT ke-25 Demokrat, AHY: Kekayaan Budaya Nusantara Harus Dijaga dan Diwariskan</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/gelar-lomba-karapan-sapi-jelang-hut-ke-25-demokrat-ahy-kekayaan-budaya-nusantara-harus-dijaga-dan-diwariskan/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/gelar-lomba-karapan-sapi-jelang-hut-ke-25-demokrat-ahy-kekayaan-budaya-nusantara-harus-dijaga-dan-diwariskan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 13:39:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9370</guid>

					<description><![CDATA[<p>BANGKALAN – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuka Lomba Karapan Sapi Piala AHY di Stadion Karapan Sapi Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang digelar menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat tersebut menjadi wujud komitmen untuk melestarikan budaya Nusantara sekaligus memperkuat persatuan, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan mendorong pengembangan pariwisata daerah.  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/gelar-lomba-karapan-sapi-jelang-hut-ke-25-demokrat-ahy-kekayaan-budaya-nusantara-harus-dijaga-dan-diwariskan/">Gelar Lomba Karapan Sapi Jelang HUT ke-25 Demokrat, AHY: Kekayaan Budaya Nusantara Harus Dijaga dan Diwariskan</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BANGKALAN</strong> – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) membuka Lomba Karapan Sapi Piala AHY di Stadion Karapan Sapi Bangkalan, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang digelar menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat tersebut menjadi wujud komitmen untuk melestarikan budaya Nusantara sekaligus memperkuat persatuan, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan mendorong pengembangan pariwisata daerah.</p>
<p>Di hadapan ribuan masyarakat yang memadati arena lomba, AHY menegaskan Karapan Sapi bukan sekadar tradisi masyarakat Madura, melainkan bagian dari kekayaan budaya Nusantara yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.</p>
<p>“Karapan Sapi bukan hanya milik Madura, melainkan juga milik Indonesia. Di tengah zaman yang semakin modern dan digital, budaya dan tradisi seperti ini justru semakin penting untuk terus kita lestarikan. Siapa lagi kalau bukan kita yang menjaganya,” ujar AHY.</p>
<p>Menurut AHY, setiap bangsa memiliki tradisi yang menjadi identitasnya. Sebagaimana rodeo di Amerika Serikat atau matador di Spanyol, Karapan Sapi merupakan warisan budaya khas Indonesia yang memiliki nilai historis, sosial, sekaligus ekonomi yang besar.</p>
<p>Karena itu, AHY berharap penyelenggaraan Karapan Sapi tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan masyarakat.</p>
<p>“Di tengah kompetisi dan persaingan, kita harus tetap bersatu. Persatuan adalah modal utama untuk membangun Indonesia yang semakin maju,” katanya.</p>
<p>AHY juga menilai tradisi Karapan Sapi mencerminkan karakter masyarakat Madura yang selama ini dikenal memiliki etos kerja tinggi, keberanian menghadapi tantangan, serta menjunjung tinggi kehormatan.</p>
<p>“Tiga nilai itu sangat kuat tercermin dalam Karapan Sapi, yaitu kerja keras, keberanian menghadapi perubahan, dan kehormatan. Nilai-nilai inilah yang juga terus diperjuangkan Partai Demokrat dalam mengabdi kepada rakyat,” ungkapnya.</p>
<p>Selain melestarikan budaya, AHY menilai penyelenggaraan Karapan Sapi memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Ribuan warga memadati arena lomba, melibatkan pelaku UMKM, seniman, pelaku ekonomi kreatif, generasi muda, hingga kaum perempuan.</p>
<p>“Kami ingin Partai Demokrat selalu dekat dengan masyarakat. Kegiatan seperti ini menggerakkan ekonomi lokal, membuka peluang usaha bagi UMKM, sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata daerah,” ujar AHY.</p>
<p>Lomba Karapan Sapi Piala AHY tahun ini diikuti 48 pasang sapi dari empat kabupaten di Pulau Madura, yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, serta 16 pasang sapi kategori Galatama. Perlombaan berlangsung dalam lima babak, mulai dari penyisihan hingga final. Kemeriahan acara juga dimeriahkan penampilan sekitar 120 penari yang menampilkan kekayaan seni budaya Madura.</p>
<p>Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia menyediakan hadiah berupa satu unit mobil bagi Juara I Utama dan Juara I Harapan, serta sepeda motor bagi para juara di berbagai kategori.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, AHY juga menegaskan semangat HUT ke-25 Partai Demokrat adalah memperkuat kontribusi nyata bagi bangsa dengan mendukung penuh keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>“Kami ingin terus memastikan pemerintahan Presiden Prabowo sukses. Demokrat berada di dalam pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah, dan ingin membangun bersama seluruh elemen bangsa. Masyarakat hari ini membutuhkan kebersamaan agar setiap kebijakan mampu menjawab persoalan ekonomi, membuka lapangan kerja, meningkatkan daya beli, menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan, memperkuat penegakan hukum, serta menjaga demokrasi,” tegas AHY.</p>
<p><a href="https://agusyudhoyono.com/rumah-layak-harapan-baru-cerita-warga-campurejo-rasakan-manfaat-dak-ppkt/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> menambahkan demokrasi merupakan salah satu warisan perjuangan yang akan terus dijaga dan diperjuangkan Partai Demokrat, tidak hanya hari ini, tetapi juga pada masa mendatang.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, AHY turut menyoroti kebutuhan pembangunan di Pulau Madura, khususnya peningkatan infrastruktur dasar. Menurutnya, pembangunan jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga revitalisasi Stadion Karapan Sapi perlu terus menjadi perhatian untuk meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata.</p>
<p>“Infrastruktur yang baik akan mempercepat mobilitas manusia, barang, dan jasa sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Stadion Karapan Sapi ini juga memiliki potensi besar untuk direvitalisasi agar semakin representatif dan mampu menarik lebih banyak wisatawan, bukan hanya dari berbagai daerah di Indonesia tetapi juga dari mancanegara,” ujar AHY.</p>
<p>Ia menyatakan akan mendorong kementerian dan lembaga terkait melakukan kajian secara komprehensif agar berbagai kebutuhan pembangunan di Madura dapat segera direalisasikan.</p>
<p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bangkalan Lukman Hakim, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin, serta Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Hasani bin Zubair dan Lucy Kurniasari.</p>
<p>Mendampingi Ketum AHY dalam kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Irwan Fecho, Direktur Eksekutif DPP Partai Demokrat Sigit Raditya, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, serta Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Afriansyah Noor dan Agust Jovan Latuconsina.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/gelar-lomba-karapan-sapi-jelang-hut-ke-25-demokrat-ahy-kekayaan-budaya-nusantara-harus-dijaga-dan-diwariskan/">Gelar Lomba Karapan Sapi Jelang HUT ke-25 Demokrat, AHY: Kekayaan Budaya Nusantara Harus Dijaga dan Diwariskan</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/gelar-lomba-karapan-sapi-jelang-hut-ke-25-demokrat-ahy-kekayaan-budaya-nusantara-harus-dijaga-dan-diwariskan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Layak, Harapan Baru: Cerita Warga Campurejo Rasakan Manfaat DAK PPKT</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/rumah-layak-harapan-baru-cerita-warga-campurejo-rasakan-manfaat-dak-ppkt/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/rumah-layak-harapan-baru-cerita-warga-campurejo-rasakan-manfaat-dak-ppkt/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 08:28:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9365</guid>

					<description><![CDATA[<p>GRESIK – Rasa haru dan syukur menyelimuti keluarga penerima manfaat Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026). Di hadapan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan  Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Gresik Fandi  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/rumah-layak-harapan-baru-cerita-warga-campurejo-rasakan-manfaat-dak-ppkt/">Rumah Layak, Harapan Baru: Cerita Warga Campurejo Rasakan Manfaat DAK PPKT</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK</strong> – Rasa haru dan syukur menyelimuti keluarga penerima manfaat Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026). Di hadapan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan  Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-resmikan-penataan-kawasan-kumuh-di-gresik-tegaskan-rumah-layak-huni-fondasi-kesejahteraan-rakyat/">AHY</a>), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Imam Anshori salah satu penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas perubahan yang kini dirasakan keluarganya setelah memiliki rumah yang layak huni.</p>
<p>&#8220;Dulu rumah saya jelek. Kalau hujan, kami kehujanan. Alhamdulillah sekarang sudah punya rumah yang layak dan tidak bocor lagi. Terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah membantu kami,&#8221; ujar Imam.</p>
<p>Imam juga menceritakan perubahan yang dirasakan keluarganya sejak menempati rumah baru. Jika sebelumnya ia kerap keluar rumah karena kondisi hunian yang kurang nyaman, kini ia justru lebih betah berkumpul bersama keluarga di rumah.</p>
<p>Mendengar cerita tersebut, Menko AHY menanggapinya dengan penuh keakraban.</p>
<p>&#8220;Jadi waktu kumuh sering keluar rumah, sekarang sudah bagus, tidak keluar rumah. Berarti lebih dekat dengan istri dan anak, Alhamdulillah,&#8221; ujar Menko AHY yang disambut senyum dan tawa para hadirin.</p>
<p>Penerima manfaat lainnya, Syaiful Alim juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima. Menurutnya, rumah baru bukan sekadar tempat tinggal, melainkan juga menghadirkan lingkungan yang lebih kondusif bagi kehidupan keluarganya.</p>
<p>&#8220;Harapan saya dengan adanya bantuan ini, menjadi lingkungan baru yang kondusif, tertib, aman, nyaman, serta rukun dan harmonis sehingga bisa menciptakan tempat teduh yang hangat, sejuk, untuk anggota keluarga kami,&#8221; ujar Syaiful Alim.</p>
<p>Menko AHY kemudian menanyakan harapan bagi keluarga penerima manfaat setelah memiliki rumah baru.</p>
<p>&#8220;Apa harapannya nanti untuk keluarga, anak-anaknya di sini?&#8221; tanya Menko AHY.</p>
<p>&#8220;Harapan kami, dengan ini menciptakan keluarga yang sangat bahagia sekali, kami tidak lagi terlantung-lantung mengontrak sana kemari, sehingga Alhamdulillah terciptalah kebahagiaan,&#8221; jawab Alim dengan suara gemetar dan seketika membuat suasana haru.</p>
<p>Menutup dialog tersebut, Menko AHY turut mendoakan yang terbaik untuk keluarga para penerima manfaat.</p>
<p>&#8220;Semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah,&#8221; ucap Menko AHY yang kemudian disambut Amin dari para hadirin yang hadir.</p>
<p>Program DAK Tematik PPKT di Desa Campurejo menghadirkan 166 rumah yang dibangun, direnovasi, dan direvitalisasi di kawasan seluas sekitar 7 hektare. Penataan kawasan juga dilengkapi jaringan air bersih, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tandon air, jalan lingkungan, drainase, saluran rumah tangga, serta berbagai fasilitas sanitasi sehingga menciptakan lingkungan permukiman yang lebih sehat, aman, dan nyaman.</p>
<p>Menanggapi kisah para penerima manfaat, Menko AHY menegaskan rumah layak huni merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.</p>
<p>&#8220;Sebelum berbicara mengenai produktivitas dan kualitas hidup, kita harus memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak,&#8221; tegas Menko AHY.</p>
<p>Menko AHY menjelaskan pembangunan di Desa Campurejo tidak hanya menghadirkan rumah yang lebih layak, tetapi juga melengkapi kawasan dengan berbagai infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat agar dapat hidup lebih sehat, aman, nyaman, dan produktif. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam mewujudkan permukiman yang lebih berkualitas.</p>
<p>Kisah Imam Anshori dan Syaiful Alim sebagai penerima manfaat di Desa Campurejo menjadi gambaran nyata manfaat Program DAK Tematik PPKT bagi masyarakat. Transformasi kawasan permukiman tidak hanya menghadirkan hunian yang lebih layak, tetapi juga memberikan rasa aman, kenyamanan, dan harapan baru bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/rumah-layak-harapan-baru-cerita-warga-campurejo-rasakan-manfaat-dak-ppkt/">Rumah Layak, Harapan Baru: Cerita Warga Campurejo Rasakan Manfaat DAK PPKT</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/rumah-layak-harapan-baru-cerita-warga-campurejo-rasakan-manfaat-dak-ppkt/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh di Gresik, Tegaskan Rumah Layak Huni Fondasi Kesejahteraan Rakyat</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-resmikan-penataan-kawasan-kumuh-di-gresik-tegaskan-rumah-layak-huni-fondasi-kesejahteraan-rakyat/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-resmikan-penataan-kawasan-kumuh-di-gresik-tegaskan-rumah-layak-huni-fondasi-kesejahteraan-rakyat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 08:25:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9362</guid>

					<description><![CDATA[<p>GRESIK – Pemerintah terus mempercepat transformasi kawasan kumuh menjadi lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan layak huni sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meresmikan hasil penataan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-resmikan-penataan-kawasan-kumuh-di-gresik-tegaskan-rumah-layak-huni-fondasi-kesejahteraan-rakyat/">Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh di Gresik, Tegaskan Rumah Layak Huni Fondasi Kesejahteraan Rakyat</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK</strong> – Pemerintah terus mempercepat transformasi kawasan kumuh menjadi lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan layak huni sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) saat meresmikan hasil penataan Kawasan Permukiman Kumuh Terpadu di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026).</p>
<p>Di kawasan seluas sekitar tujuh hektare tersebut, sebanyak 166 rumah dibangun dan ditingkatkan kualitasnya melalui Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu yang didukung kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).</p>
<p>“Sebelum berbicara mengenai produktivitas dan kualitas hidup, kita harus memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Menurutnya, rumah yang layak bukan sekadar bangunan fisik, melainkan fondasi bagi terciptanya kehidupan yang lebih sehat, aman, dan produktif. Hal tersebut menjadi semakin penting bagi masyarakat Desa Campurejo yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan dan masih memiliki banyak anak usia dini.</p>
<p>“Mereka membutuhkan ruang hidup yang sehat, aman, dan nyaman agar anak-anak dapat tumbuh dengan baik, para orang tua dapat mencari nafkah dengan tenang, dan pada akhirnya kualitas hidup masyarakat terus meningkat,” lanjutnya.</p>
<p>Menko AHY menjelaskan penataan kawasan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya memperbaiki rumah warga, tetapi juga membangun infrastruktur dasar yang menunjang kualitas hidup masyarakat. Berbagai fasilitas yang dibangun meliputi jaringan air bersih, saluran rumah tangga, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tandon air, jalan lingkungan, drainase, serta fasilitas sanitasi lainnya.</p>
<p>“Semua ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Ada keterlibatan Kementerian ATR/BPN terkait aspek pertanahan, dukungan IPPAT, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Kementerian Pekerjaan Umum. Yang dibangun bukan hanya rumah, tetapi juga ekosistem permukiman yang lebih sehat dan layak,” jelasnya.</p>
<p>Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/kunjungan-kerja-ke-jawa-timur-menko-ahy-pastikan-pembangunan-infrastruktur-berdampak-nyata-bagi-masyarakat/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> menegaskan pembangunan permukiman merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto yang terus dikawal pelaksanaannya oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Menurutnya, keberhasilan penataan kawasan di Desa Campurejo menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan permukiman yang lebih layak sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>“Ini adalah ikhtiar besar pemerintah pusat bersama pemerintah daerah. Mudah-mudahan kita terus memperjuangkan agar rumah-rumah masyarakat dan kawasan permukimannya semakin asri, aman, sehat, bersih, dan indah. Pada akhirnya, itulah yang akan melahirkan masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi berbagai dinamika kehidupan,” kata Menko AHY.</p>
<p>Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan program penataan kawasan kumuh akan terus berlanjut. Menurutnya, setelah penyelesaian program di Desa Campurejo, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan penanganan enam kawasan tambahan sesuai kapasitas yang tersedia.</p>
<p>“Insya Allah tahun ini akan ada enam lokasi lagi yang akan kami lanjutkan. Penanganan kawasan kumuh membutuhkan kerja bersama dan dilakukan secara bertahap agar semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati lingkungan permukiman yang layak,” ujar Gubernur Khofifah.</p>
<p>Khofifah menambahkan secara nasional masih terdapat sekitar 6.000 kawasan yang masih berkategori kumuh, termasuk sejumlah kawasan di Jawa Timur. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci agar penataan kawasan terus diperluas.</p>
<p>Seluruh pengerjaan fisik dan infrastruktur pendukung penanganan permukiman kumuh terpadu telah mencapai progres 100 persen, meliputi pembangunan 102 rumah baru, peningkatan kualitas 43 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan jalan lingkungan sepanjang 4.136 meter, drainase sepanjang 5.487,5 meter, satu unit tandon air, jaringan perpipaan dan 339 Sambungan Rumah (SR) air minum, tujuh unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal, serta satu unit Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).</p>
<p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.</p>
<p>Dalam kunjungan kerja ke Jawa Timur, Menko AHY didampingi Sekretaris Kementerian Koordinator Ayodhia G. Kalake, Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Ronny Ariuly Hutahayan, Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antarlembaga Agust Jovan Latuconsina, Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi Sigit Raditya, Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra, serta Staf Khusus Bidang Percepatan Pembangunan Irjen Pol. Arief Rachman.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-resmikan-penataan-kawasan-kumuh-di-gresik-tegaskan-rumah-layak-huni-fondasi-kesejahteraan-rakyat/">Menko AHY Resmikan Penataan Kawasan Kumuh di Gresik, Tegaskan Rumah Layak Huni Fondasi Kesejahteraan Rakyat</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-resmikan-penataan-kawasan-kumuh-di-gresik-tegaskan-rumah-layak-huni-fondasi-kesejahteraan-rakyat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resmikan DAK PPKT di Gresik, Menko AHY: Transformasi Kawasan Dimulai dari Rumah Layak</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/resmikan-dak-ppkt-di-gresik-menko-ahy-transformasi-kawasan-dimulai-dari-rumah-layak/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/resmikan-dak-ppkt-di-gresik-menko-ahy-transformasi-kawasan-dimulai-dari-rumah-layak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 08:19:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9359</guid>

					<description><![CDATA[<p>GRESIK – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meresmikan Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026). Program tersebut menghadirkan 166 rumah yang dibangun, direnovasi, dan direvitalisasi di atas lahan seluas sekitar 7 hektare,  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/resmikan-dak-ppkt-di-gresik-menko-ahy-transformasi-kawasan-dimulai-dari-rumah-layak/">Resmikan DAK PPKT di Gresik, Menko AHY: Transformasi Kawasan Dimulai dari Rumah Layak</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GRESIK</strong> – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) meresmikan Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026). Program tersebut menghadirkan 166 rumah yang dibangun, direnovasi, dan direvitalisasi di atas lahan seluas sekitar 7 hektare, lengkap dengan infrastruktur dasar kawasan sebagai wujud kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam menghadirkan permukiman yang lebih layak huni, sehat, dan berkelanjutan.</p>
<p>Peresmian tersebut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Ronny Ariuly Hutahayan, serta masyarakat Desa Campurejo.</p>
<p>Menko AHY menegaskan rumah layak merupakan fondasi utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.</p>
<p>&#8220;Sebelum berbicara mengenai produktivitas dan kualitas hidup, kita harus memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak,&#8221; ujar Menko AHY.</p>
<p>Program DAK Tematik PPKT di Desa Campurejo tidak hanya menghadirkan rumah yang lebih layak, tetapi juga menata kawasan secara menyeluruh melalui pembangunan jaringan air bersih, saluran rumah tangga, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tandon air, jalan lingkungan, drainase, serta berbagai fasilitas sanitasi. Menurut Menko AHY, pendekatan tersebut menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih produktif.</p>
<p>Menurut Menko AHY, keberhasilan program tersebut menjadi bukti penanganan kawasan kumuh membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.</p>
<p>&#8220;Program ini membuktikan bahwa persoalan permukiman hanya bisa diselesaikan melalui kolaborasi. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha harus terus bergandengan tangan menghadirkan kawasan yang lebih layak huni,&#8221; kata Menko AHY.</p>
<p>Pelaksanaan Program DAK Tematik PPKT melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Gresik, hingga dukungan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).</p>
<p>Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/kunjungan-kerja-ke-jawa-timur-menko-ahy-pastikan-pembangunan-infrastruktur-berdampak-nyata-bagi-masyarakat/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> menambahkan program penataan kawasan permukiman merupakan bagian dari prioritas Presiden Prabowo Subianto yang terus dikawal pelaksanaannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang berdampak langsung.</p>
<p>Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan program penataan kawasan permukiman akan terus dilanjutkan. Program yang diresmikan di Desa Campurejo merupakan pelaksanaan Tahun Anggaran 2025, sementara pada tahun ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah merencanakan pengembangan di enam lokasi lainnya sesuai kapasitas pemerintah.</p>
<p>&#8220;Insya Allah tahun ini akan ada enam lokasi lagi yang akan kami lanjutkan. Penanganan kawasan kumuh membutuhkan kerja bersama dan dilakukan secara bertahap agar semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati lingkungan permukiman yang layak,&#8221; ujar Gubernur Khofifah.</p>
<p>Khofifah menambahkan secara nasional masih terdapat sekitar 6.000 kawasan yang masih terkategori sebagai kawasan kumuh, termasuk sejumlah kawasan di Jawa Timur. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi penting agar penataan kawasan terus diperluas.</p>
<p>Menutup keterangannya kepada awak media, Menko AHY menegaskan komitmen pemerintah untuk melanjutkan transformasi kawasan kumuh secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.</p>
<p>&#8220;Kita akan terus melakukan transformasi, mengubah kawasan-kawasan kumuh menjadi kawasan permukiman yang lebih layak huni, sehat, aman, dan berkualitas bagi masyarakat,&#8221; tegas Menko AHY.</p>
<p>Melalui Program DAK Tematik PPKT, pemerintah berharap semakin banyak kawasan permukiman yang bertransformasi menjadi lingkungan yang sehat, tertata, dan produktif sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan wilayah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/resmikan-dak-ppkt-di-gresik-menko-ahy-transformasi-kawasan-dimulai-dari-rumah-layak/">Resmikan DAK PPKT di Gresik, Menko AHY: Transformasi Kawasan Dimulai dari Rumah Layak</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/resmikan-dak-ppkt-di-gresik-menko-ahy-transformasi-kawasan-dimulai-dari-rumah-layak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungan Kerja ke Jawa Timur, Menko AHY Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdampak Nyata bagi Masyarakat</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/kunjungan-kerja-ke-jawa-timur-menko-ahy-pastikan-pembangunan-infrastruktur-berdampak-nyata-bagi-masyarakat/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/kunjungan-kerja-ke-jawa-timur-menko-ahy-pastikan-pembangunan-infrastruktur-berdampak-nyata-bagi-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 03:00:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9356</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURABAYA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur pada 1–2 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan pembangunan infrastruktur benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat. Selain meresmikan kawasan hasil penataan permukiman kumuh di Kabupaten Gresik, Menko AHY juga dijadwalkan menghadiri Surabaya Marathon di Kota Surabaya  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/kunjungan-kerja-ke-jawa-timur-menko-ahy-pastikan-pembangunan-infrastruktur-berdampak-nyata-bagi-masyarakat/">Kunjungan Kerja ke Jawa Timur, Menko AHY Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdampak Nyata bagi Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA</strong> – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur pada 1–2 Agustus 2026 sebagai bagian dari upaya memastikan pembangunan infrastruktur benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat. Selain meresmikan kawasan hasil penataan permukiman kumuh di Kabupaten Gresik, Menko AHY juga dijadwalkan menghadiri Surabaya Marathon di Kota Surabaya serta bersilaturahmi dengan ulama dan santri di Pondok Pesantren Nurul Cholil.</p>
<p>Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Herzaky Mahendra Putra menjelaskan rangkaian kunjungan kerja Menko AHY tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat ekonomi daerah, serta menjaga nilai-nilai sosial dan budaya bangsa.</p>
<p>“Menko AHY akan memulai agenda di Kabupaten Gresik pada Sabtu (1/8) dengan meresmikan kawasan hasil penataan permukiman kumuh. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian, menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan layak, sekaligus menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Herzaky.</p>
<p>Menurut Herzaky, penataan kawasan permukiman merupakan salah satu prioritas pembangunan yang terus didorong pemerintah melalui kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan.</p>
<p>Selanjutnya, pada Minggu (2/8), Menko AHY dijadwalkan menghadiri Surabaya Marathon di Kota Surabaya, kemudian bersilaturahmi dan mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Cholil di Bangkalan.</p>
<p>Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan pemerintah dengan tokoh agama, ulama, serta kalangan pesantren sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, dan mendukung pembangunan nasional.</p>
<p>Dalam kunjungan kerja ke Jawa Timur ini, Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/akad-massal-62-000-kpr-subsidi-di-batang-menko-ahy-bukan-sekadar-membangun-rumah-melainkan-membangun-harapan/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Ronny Ariuly Hutahayan, Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antarlembaga Agust Jovan Latuconsina, Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi Sigit Raditya, Staf Khusus Bidang Percepatan Pembangunan, Irjen Pol. Arief Rachman, dan Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Dr Herzaky Mahendra Putra.</p>
<p>Rangkaian kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur dan pembangunan kewilayahan yang inklusif, berkelanjutan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/kunjungan-kerja-ke-jawa-timur-menko-ahy-pastikan-pembangunan-infrastruktur-berdampak-nyata-bagi-masyarakat/">Kunjungan Kerja ke Jawa Timur, Menko AHY Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdampak Nyata bagi Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/kunjungan-kerja-ke-jawa-timur-menko-ahy-pastikan-pembangunan-infrastruktur-berdampak-nyata-bagi-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akad Massal 62.000 KPR Subsidi di Batang, Menko AHY: Bukan Sekadar Membangun Rumah, Melainkan Membangun Harapan</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/akad-massal-62-000-kpr-subsidi-di-batang-menko-ahy-bukan-sekadar-membangun-rumah-melainkan-membangun-harapan/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/akad-massal-62-000-kpr-subsidi-di-batang-menko-ahy-bukan-sekadar-membangun-rumah-melainkan-membangun-harapan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 06:51:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9353</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan program perumahan bukan sekadar membangun rumah, melainkan membangun harapan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat fondasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan saat mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih dalam acara Akad Massal 62.000  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/akad-massal-62-000-kpr-subsidi-di-batang-menko-ahy-bukan-sekadar-membangun-rumah-melainkan-membangun-harapan/">Akad Massal 62.000 KPR Subsidi di Batang, Menko AHY: Bukan Sekadar Membangun Rumah, Melainkan Membangun Harapan</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG</strong> – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) menegaskan program perumahan bukan sekadar membangun rumah, melainkan membangun harapan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat fondasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan saat mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama jajaran Kabinet Merah Putih dalam acara Akad Massal 62.000 Unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).</p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pembiayaan sektor perumahan. Program ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan sektor konstruksi dan industri pendukungnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap rumah layak huni melalui berbagai skema pembiayaan yang terjangkau. Selain memberikan kepastian tempat tinggal bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan sektor perumahan juga menciptakan efek berganda terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah.</p>
<p>Menko AHY menyampaikan sektor perumahan merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional yang memiliki dampak luas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, lembaga pembiayaan, dan sektor swasta menjadi kunci untuk mempercepat penyediaan rumah yang berkualitas dan terjangkau.</p>
<p>&#8220;Program ini bukan sekadar membangun rumah, melainkan juga membangun harapan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat fondasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan akan terus memastikan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar target pembangunan perumahan nasional dapat tercapai,&#8221; ujar Menko AHY.</p>
<p>Selain akad massal KPR subsidi, pemerintah juga menyalurkan KUR Perumahan senilai Rp880 miliar sebagai dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha di sektor perumahan, mulai dari pengembang, kontraktor, hingga usaha mikro dan kecil yang menjadi bagian dari rantai pasok pembangunan perumahan.</p>
<p>Acara ini turut dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga, pemerintah daerah, perbankan penyalur KPR subsidi dan KUR, pengembang perumahan, serta ribuan masyarakat yang mengikuti akad secara langsung maupun serentak dari berbagai daerah di Indonesia.</p>
<p>Melalui penyelenggaraan akad massal ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pemerataan akses hunian yang layak, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui pembangunan sektor perumahan.</p>
<p>Turut mendampingi Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/lepas-1-476-tim-ekspedisi-patriot-2026-menko-ahy-data-empiris-lapangan-jadi-fondasi-penting-dalam-menyusun-kebijakan/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>, Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan dan Sarana dan Prasarana Permukiman Ronny Ariuly Hutahayan, Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antarlembaga Agust Jovan Latuconsina, serta Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi Sigit Raditya.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/akad-massal-62-000-kpr-subsidi-di-batang-menko-ahy-bukan-sekadar-membangun-rumah-melainkan-membangun-harapan/">Akad Massal 62.000 KPR Subsidi di Batang, Menko AHY: Bukan Sekadar Membangun Rumah, Melainkan Membangun Harapan</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/akad-massal-62-000-kpr-subsidi-di-batang-menko-ahy-bukan-sekadar-membangun-rumah-melainkan-membangun-harapan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lepas 1.476 Tim Ekspedisi Patriot 2026, Menko AHY: Data Empiris Lapangan Jadi Fondasi Penting dalam Menyusun Kebijakan</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/lepas-1-476-tim-ekspedisi-patriot-2026-menko-ahy-data-empiris-lapangan-jadi-fondasi-penting-dalam-menyusun-kebijakan/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/lepas-1-476-tim-ekspedisi-patriot-2026-menko-ahy-data-empiris-lapangan-jadi-fondasi-penting-dalam-menyusun-kebijakan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:46:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Patriot 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Transmigrasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9350</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan data empiris dari lapangan menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi yang tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Menko AHY pada Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026 yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Sebanyak 1.476 peserta yang  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/lepas-1-476-tim-ekspedisi-patriot-2026-menko-ahy-data-empiris-lapangan-jadi-fondasi-penting-dalam-menyusun-kebijakan/">Lepas 1.476 Tim Ekspedisi Patriot 2026, Menko AHY: Data Empiris Lapangan Jadi Fondasi Penting dalam Menyusun Kebijakan</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan data empiris dari lapangan menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi yang tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Menko AHY pada Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot 2026 yang diinisiasi Kementerian Transmigrasi di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (29/7/2026).</p>
<p>Sebanyak 1.476 peserta yang terdiri atas mahasiswa, peneliti, dan sivitas akademika dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia akan diterjunkan ke kawasan-kawasan transmigrasi di berbagai daerah untuk memetakan potensi wilayah sekaligus menyusun rekomendasi berbasis data bagi pengembangan kawasan.</p>
<p>Menko AHY menilai keterlibatan generasi muda dalam program tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi melalui pendekatan berbasis riset dan kondisi riil di lapangan.</p>
<p>“Kita ingin membangun kawasan transmigrasi yang menjadi magnet baru bagi investasi, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di situlah kontribusi para mahasiswa menjadi sangat penting, karena rekomendasi yang mereka hasilkan akan lahir dari kondisi nyata di lapangan,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Menurut Menko AHY, para peserta akan mengidentifikasi berbagai potensi dan tantangan di kawasan transmigrasi, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, ekonomi kreatif, industri, hingga hilirisasi. Hasil kajian tersebut diharapkan menjadi masukan strategis bagi pemerintah dalam mengembangkan kawasan sesuai karakteristik dan keunggulan masing-masing daerah.</p>
<p>Lebih lanjut, Menko AHY menegaskan paradigma pembangunan transmigrasi kini tidak lagi sekadar berorientasi pada perpindahan penduduk, tetapi membangun kawasan agar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu menarik investasi dan menciptakan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>“Yang dahulu paradigmannya adalah memindahkan penduduk keluar Pulau Jawa, kini paradigmannya berubah menjadi bagaimana membangun kawasan-kawasan tersebut agar menjadi daya tarik bagi perpindahan penduduk, masuknya investasi, serta mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” jelasnya.</p>
<p>Menko AHY berharap hasil observasi para peserta dapat dipertanggungjawabkan secara akademis dan menjadi referensi empiris yang melengkapi data pemerintah dalam penyusunan kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi.</p>
<p>“Mudah-mudahan ketika masukan akademis bertemu dengan kebijakan strategis di tingkat pusat, akan lahir kebijakan yang benar-benar efektif dan dapat dijalankan dengan baik. Data empiris dari lapangan akan menjadi fondasi penting dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran,” tutup Menko AHY.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara memastikan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjamin keamanan dan keselamatan seluruh peserta selama menjalankan penugasan di lapangan.</p>
<p>“Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolri, TNI, pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat di setiap lokasi penugasan. Alhamdulillah, seluruh daerah menyambut baik kehadiran Tim Ekspedisi Patriot karena memang mereka membutuhkan masukan dan pendampingan untuk mengembangkan kawasan transmigrasi,” ujar Mentrans Iftitah.</p>
<p>Selain memastikan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, Kementerian Transmigrasi juga menyiapkan sistem pemantauan selama 24 jam melalui posko khusus yang akan memantau perkembangan seluruh peserta selama menjalankan penugasan.</p>
<p>“Meski demikian, kami tidak akan lengah. Selama para peserta bertugas, kami menyiapkan koordinasi selama 24 jam melalui posko pemantauan agar setiap perkembangan dapat dipantau dan seluruh peserta menjalankan penugasan dengan aman,” tegas Mentrans Iftitah.</p>
<p>Melalui Ekspedisi Patriot 2026, pemerintah berharap lahir berbagai rekomendasi strategis berbasis kondisi riil di lapangan yang dapat mempercepat transformasi kawasan transmigrasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.</p>
<p>Acara turut dihadiri Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Menko AHY didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal, Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antarlembaga Agust Jovan Latuconsina, Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi Sigit Raditya, serta Staf Khusus Bidang Kerja Sama Lembaga Non-Pemerintah dan Kerja Sama Luar Negeri Merry Riana.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/lepas-1-476-tim-ekspedisi-patriot-2026-menko-ahy-data-empiris-lapangan-jadi-fondasi-penting-dalam-menyusun-kebijakan/">Lepas 1.476 Tim Ekspedisi Patriot 2026, Menko AHY: Data Empiris Lapangan Jadi Fondasi Penting dalam Menyusun Kebijakan</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/lepas-1-476-tim-ekspedisi-patriot-2026-menko-ahy-data-empiris-lapangan-jadi-fondasi-penting-dalam-menyusun-kebijakan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transmigrasi Era Baru Dimulai dari Membangun Kawasan, Menko AHY: Mahasiswa Jadi Motor Pemetaan Potensi Daerah</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/transmigrasi-era-baru-dimulai-dari-membangun-kawasan-menko-ahy-mahasiswa-jadi-motor-pemetaan-potensi-daerah/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/transmigrasi-era-baru-dimulai-dari-membangun-kawasan-menko-ahy-mahasiswa-jadi-motor-pemetaan-potensi-daerah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2026 13:44:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Patriot 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Transmigrasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9347</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pembangunan kawasan menjadi paradigma baru transmigrasi Indonesia. Dalam transformasi tersebut, mahasiswa diharapkan menjadi motor pemetaan potensi daerah melalui riset lapangan yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan kawasan yang lebih tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Menko AHY ketika ikut melepas Tim  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/transmigrasi-era-baru-dimulai-dari-membangun-kawasan-menko-ahy-mahasiswa-jadi-motor-pemetaan-potensi-daerah/">Transmigrasi Era Baru Dimulai dari Membangun Kawasan, Menko AHY: Mahasiswa Jadi Motor Pemetaan Potensi Daerah</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) menegaskan pembangunan kawasan menjadi paradigma baru transmigrasi Indonesia. Dalam transformasi tersebut, mahasiswa diharapkan menjadi motor pemetaan potensi daerah melalui riset lapangan yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan kawasan yang lebih tepat sasaran.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Menko AHY ketika ikut melepas Tim Ekspedisi Patriot 2026 bersama Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara di Jakarta, Rabu (29/7/2026) siang.</p>
<p>Menurut Menko AHY, paradigma transmigrasi tidak lagi sekadar memindahkan penduduk dari Pulau Jawa ke daerah lain, tetapi berorientasi pada pembangunan kawasan yang mampu menarik investasi, menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.</p>
<p>“Yang dulu paradigmanya adalah memindahkan penduduk keluar Jawa. Kini paradigmanya menjadi bagaimana membangun kawasan-kawasan tersebut sehingga menjadi daya tarik bagi perpindahan penduduk, investasi, dan juga pembangunan atau pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Transformasi tersebut membutuhkan kebijakan yang berbasis data lapangan. Karena itu, kehadiran Tim Ekspedisi Patriot menjadi langkah strategis untuk memetakan potensi sekaligus tantangan yang dihadapi kawasan transmigrasi secara langsung.</p>
<p>Di hadapan hampir 1.500 peserta yang terdiri atas mahasiswa, peneliti, dan sivitas akademika dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Menko AHY mengapresiasi semangat generasi muda yang siap terjun langsung ke kawasan transmigrasi untuk menghasilkan rekomendasi berbasis riset.</p>
<p>“Mereka akan langsung berada di lapangan untuk memetakan potensi wilayah. Ada daerah yang unggul di sektor pertanian, perkebunan, pariwisata, ekonomi kreatif, industri, hingga hilirisasi. Semua potensi itu harus dianalisis secara komprehensif agar dapat menjadi dasar pengembangan kawasan ke depan,” jelasnya.</p>
<p>Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/percepat-pertumbuhan-ekonomi-jabar-jateng-menko-ahy-dorong-kunci-bersama-jadi-model-pengembangan-kawasan-berbasis-aglomerasi-polisentris/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> menambahkan, masih terdapat kawasan transmigrasi yang belum berkembang optimal akibat keterbatasan infrastruktur dasar maupun konektivitas sehingga kehilangan daya tarik bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi.</p>
<p>“Sebagian kawasan transmigrasi sudah berhasil, tetapi sebagian lainnya masih menghadapi tantangan, misalnya karena keterbatasan infrastruktur dan konektivitas yang menyebabkan kawasan tersebut ditinggalkan. Karena itu, pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pengembangan potensi ekonomi wilayah agar kawasan benar-benar hidup dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” tegasnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Menko AHY menilai hasil riset yang disusun para peserta akan menjadi referensi empiris yang melengkapi data pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi secara lebih tepat sasaran.</p>
<p>“Ketika masukan akademis bertemu dengan kebijakan strategis pemerintah, kita berharap lahir kebijakan yang benar-benar efektif, implementatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Menko AHY.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan keberhasilan pembangunan kawasan transmigrasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.</p>
<p>“Tidak ada pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan tanpa hadirnya ilmu pengetahuan dan teknologi di kawasan tersebut,” ujar Menteri Iftitah.</p>
<p>Ia mendorong seluruh peserta Tim Ekspedisi Patriot untuk memberikan kontribusi terbaik selama empat bulan penugasan dengan menghadirkan inovasi yang mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
<p>“Untuk pertumbuhan ekonomi diperlukan SDM unggul dan banjirnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang berasal dari perguruan tinggi. Berikan upaya terbaik selama empat bulan di kawasan, berikan dampak dan manfaat, serta bangun dan ciptakan karya di kawasan transmigrasi,” pungkasnya.</p>
<p>Tim Ekspedisi Patriot 2026 terdiri atas 1.476 peserta yang terbagi dalam 246 tim dan akan bertugas selama empat bulan di 53 kawasan transmigrasi, meliputi 41 Kawasan Transmigrasi Prioritas Nasional, dua Kawasan Prioritas Kementerian Transmigrasi, serta 10 kawasan transmigrasi di Papua. Para peserta terpilih merupakan hasil seleksi ketat dari 10.359 pendaftar dari seluruh Indonesia.</p>
<p>Program ini merupakan kelanjutan Tim Ekspedisi Patriot 2025 yang diarahkan untuk menindaklanjuti hasil riset sebelumnya sekaligus merintis pengembangan produk unggulan berbasis ilmu pengetahuan, inovasi, dan potensi lokal di kawasan transmigrasi.</p>
<p>Acara turut dihadiri Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Menko AHY didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal, Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antarlembaga Agust Jovan Latuconsina, Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi Sigit Raditya, serta Staf Khusus Bidang Kerja Sama Lembaga Non-Pemerintah dan Kerja Sama Luar Negeri Merry Riana.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/transmigrasi-era-baru-dimulai-dari-membangun-kawasan-menko-ahy-mahasiswa-jadi-motor-pemetaan-potensi-daerah/">Transmigrasi Era Baru Dimulai dari Membangun Kawasan, Menko AHY: Mahasiswa Jadi Motor Pemetaan Potensi Daerah</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/transmigrasi-era-baru-dimulai-dari-membangun-kawasan-menko-ahy-mahasiswa-jadi-motor-pemetaan-potensi-daerah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Percepat Pertumbuhan Ekonomi Jabar-Jateng, Menko AHY Dorong Kunci Bersama Jadi Model Pengembangan Kawasan Berbasis Aglomerasi Polisentris</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/percepat-pertumbuhan-ekonomi-jabar-jateng-menko-ahy-dorong-kunci-bersama-jadi-model-pengembangan-kawasan-berbasis-aglomerasi-polisentris/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/percepat-pertumbuhan-ekonomi-jabar-jateng-menko-ahy-dorong-kunci-bersama-jadi-model-pengembangan-kawasan-berbasis-aglomerasi-polisentris/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:05:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9344</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong Kawasan KUNCI Bersama menjadi model pengembangan kawasan berbasis aglomerasi polisentris guna mempercepat pertumbuhan ekonomi Jawa Barat–Jawa Tengah, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi. Hal tersebut disampaikan Menko AHY usai memberikan keynote speech dan menghadiri Kunci Bersama Summit  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/percepat-pertumbuhan-ekonomi-jabar-jateng-menko-ahy-dorong-kunci-bersama-jadi-model-pengembangan-kawasan-berbasis-aglomerasi-polisentris/">Percepat Pertumbuhan Ekonomi Jabar-Jateng, Menko AHY Dorong Kunci Bersama Jadi Model Pengembangan Kawasan Berbasis Aglomerasi Polisentris</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) mendorong Kawasan KUNCI Bersama menjadi model pengembangan kawasan berbasis aglomerasi polisentris guna mempercepat pertumbuhan ekonomi Jawa Barat–Jawa Tengah, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi. Hal tersebut disampaikan Menko AHY usai memberikan keynote speech dan menghadiri Kunci Bersama Summit 2026 di Jakarta, Senin (27/7/2026).</p>
<p>Menurut Menko AHY, kawasan yang terdiri atas delapan kabupaten/kota di Jawa Barat dan dua kabupaten di Jawa Tengah tersebut memiliki potensi besar di sektor ekonomi, industri, pariwisata, serta pengembangan wilayah. Namun, potensi tersebut masih perlu didukung oleh konektivitas dan infrastruktur yang semakin terintegrasi agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kawasan Kunci Bersama memiliki potensi yang sangat besar dari sisi ekonomi, industri, pariwisata, dan pengembangan wilayah. Namun, potensi tersebut harus didukung oleh konektivitas dan infrastruktur yang terintegrasi agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,&#8221; ujar Menko AHY.</p>
<p>Menko AHY menjelaskan posisi strategis Kawasan Kunci Bersama didukung oleh keberadaan Pelabuhan Patimban sebagai gerbang logistik laut dan Bandara Internasional Kertajati sebagai gerbang udara. Pemerintah terus mendorong optimalisasi kedua infrastruktur tersebut, termasuk menjadikan Kertajati sebagai hub industri kedirgantaraan nasional yang diharapkan mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi kawasan.</p>
<p>Selain penguatan infrastruktur, pemerintah juga mendorong penataan ruang yang lebih terarah dengan mengembangkan potensi unggulan di masing-masing wilayah, mulai dari sektor pariwisata, agribisnis, kawasan pangan berkelanjutan, hingga industri. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan yang lebih merata sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja.</p>
<p>&#8220;Kita membangun infrastruktur bukan semata membangun jalan, pelabuhan, atau bandara, melainkan bagaimana infrastruktur tersebut membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata,&#8221; tegas Menko AHY.</p>
<p>Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi di Kawasan Kunci Bersama masih menunjukkan disparitas antarwilayah. Oleh karena itu, konektivitas menjadi faktor penting untuk menurunkan biaya logistik, memperlancar mobilitas barang dan manusia, serta meningkatkan produktivitas kawasan.</p>
<p>Untuk menjawab tantangan tersebut, Menko AHY menawarkan konsep aglomerasi polisentris, yaitu pengembangan beberapa pusat pertumbuhan yang saling terhubung sesuai keunggulan masing-masing wilayah. Menurutnya, pendekatan tersebut memungkinkan setiap daerah berkembang sesuai potensi dan fungsinya, sekaligus saling memperkuat melalui konektivitas, jaringan logistik, dan aktivitas ekonomi sehingga pertumbuhan kawasan berlangsung lebih seimbang dan berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Kita tidak bisa lagi menggunakan pendekatan ego sektoral. Yang dibutuhkan adalah pengembangan kawasan yang terintegrasi sehingga setiap daerah dapat tumbuh sesuai keunggulannya, namun tetap saling terhubung dan saling memperkuat,&#8221; kata Menko AHY.</p>
<p>Menko AHY menambahkan inisiatif pengembangan Kawasan Kunci Bersama berawal dari aspirasi para kepala daerah yang menginginkan percepatan pembangunan melalui kolaborasi lintas wilayah. Pemerintah pusat, menurutnya, siap mengawal inisiatif tersebut agar berkembang menjadi model pengembangan kawasan yang mampu mendorong pemerataan pembangunan di berbagai daerah.</p>
<p>&#8220;Ini merupakan inisiatif yang datang dari para kepala daerah. Saya melihat adanya optimisme dan semangat kolaborasi untuk membangun kawasan secara bersama-sama. Pemerintah pusat siap mendukung agar Kunci Bersama berkembang menjadi kawasan yang semakin maju, terhubung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,&#8221; pungkas Menko AHY.</p>
<p>Kunci Bersama Summit 2026 dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan bersama sepuluh kepala daerah yang tergabung dalam KUNCI Bersama, yaitu Bupati Kuningan selaku Ketua Sekretariat KUNCI Bersama, Bupati Cirebon, Wali Kota Cirebon, Bupati Ciamis, Bupati Cilacap, Bupati Brebes, Wali Kota Banjar, Bupati Majalengka, Bupati Pangandaran, dan Bupati Indramayu.</p>
<p>Pada agenda tersebut, Menko<a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-dorong-kunci-bersama-jadi-model-pengembangan-kawasan-terintegrasi-di-indonesia/" target="_blank" rel="noopener"> AHY</a> didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal, Staf Khusus Menko Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra, Tenaga Ahli Menko Ali Affandi, serta Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum Ahmad Khoirul Umam.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/percepat-pertumbuhan-ekonomi-jabar-jateng-menko-ahy-dorong-kunci-bersama-jadi-model-pengembangan-kawasan-berbasis-aglomerasi-polisentris/">Percepat Pertumbuhan Ekonomi Jabar-Jateng, Menko AHY Dorong Kunci Bersama Jadi Model Pengembangan Kawasan Berbasis Aglomerasi Polisentris</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/percepat-pertumbuhan-ekonomi-jabar-jateng-menko-ahy-dorong-kunci-bersama-jadi-model-pengembangan-kawasan-berbasis-aglomerasi-polisentris/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menko AHY Dorong Kunci Bersama Jadi Model Pengembangan Kawasan Terintegrasi di Indonesia</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-dorong-kunci-bersama-jadi-model-pengembangan-kawasan-terintegrasi-di-indonesia/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-dorong-kunci-bersama-jadi-model-pengembangan-kawasan-terintegrasi-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 16:04:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9341</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong Kawasan Kunci Bersama menjadi model pengembangan kawasan terintegrasi yang mampu mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan daya saing daerah, dan menghadirkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat memberikan keynote speech Kunci Bersama Summit 2026 di Jakarta, Senin (27/7/2026). Dalam kesempatan tersebut,  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-dorong-kunci-bersama-jadi-model-pengembangan-kawasan-terintegrasi-di-indonesia/">Menko AHY Dorong Kunci Bersama Jadi Model Pengembangan Kawasan Terintegrasi di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) mendorong Kawasan Kunci Bersama menjadi model pengembangan kawasan terintegrasi yang mampu mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan daya saing daerah, dan menghadirkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat memberikan keynote speech Kunci Bersama Summit 2026 di Jakarta, Senin (27/7/2026).</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY secara resmi dinobatkan sebagai Dewan Penasehat Kunci Bersama, kawasan strategis yang mencakup sepuluh kabupaten/kota di wilayah timur Jawa Barat dan berbatasan dengan Jawa Tengah. Menurutnya, kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang, namun membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan agar pengembangannya berjalan secara efektif dan berkelanjutan.</p>
<p>Menko AHY menegaskan pengembangan kawasan harus selaras dengan arah pembangunan nasional dan mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden. Karena itu, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan terus mengorkestrasikan peran lima kementerian teknis agar pembangunan infrastruktur tidak berjalan secara sektoral, melainkan menjadi bagian dari pengembangan kawasan yang terintegrasi.</p>
<p>&#8220;Kita harus membangun kawasan, bukan sekadar membangun proyek. Infrastruktur yang dibangun harus saling terhubung, saling mendukung, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,&#8221; tegas Menko AHY.</p>
<p>Sebagai langkah konkret, Menko AHY menawarkan konsep aglomerasi polisentris, yaitu pengembangan beberapa pusat pertumbuhan dengan keunggulan masing-masing yang saling terhubung melalui konektivitas, logistik, dan rantai nilai ekonomi. Menurutnya, pendekatan tersebut memungkinkan setiap daerah berkembang sesuai potensi dan keunggulannya, sekaligus saling memperkuat pertumbuhan kawasan secara menyeluruh.</p>
<p>Dalam paparannya, Menko AHY juga menekankan pentingnya memperkuat konektivitas antardaerah, mengoptimalkan simpul logistik seperti Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati, serta mengembangkan kawasan industri, pariwisata, agribisnis, dan sentra pangan untuk membuka lapangan kerja, meningkatkan daya saing daerah, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.</p>
<p>Menutup arahannya, Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-dekarbonisasi-transportasi-bukan-sekadar-kurangi-emisi-melainkan-untuk-masa-depan-generasi-indonesia/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> mengajak seluruh kepala daerah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan kawasan yang maju, terhubung, dan berdaya saing.</p>
<p>&#8220;Mari kita terus perkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, akademisi, media, serta masyarakat agar pembangunan benar-benar menghadirkan kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya di Kawasan Kunci Bersama,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Pada agenda tersebut, Menko AHY didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal, Staf Khusus Menko Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra, Tenaga Ahli Menko Ali Affandi, dan Staf Khusus Menteri Pekerjaan Umum Ahmad Khoirul Umam.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-dorong-kunci-bersama-jadi-model-pengembangan-kawasan-terintegrasi-di-indonesia/">Menko AHY Dorong Kunci Bersama Jadi Model Pengembangan Kawasan Terintegrasi di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-dorong-kunci-bersama-jadi-model-pengembangan-kawasan-terintegrasi-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
