MEDAN – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan Sekolah Rakyat Terintegrasi II Kota Medan bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat meninjau langsung progres pembangunan sekolah yang hampir rampung dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan Juli mendatang.

Menko AHY meninjau berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari ruang kelas, laboratorium, asrama, aula multifungsi, sarana olahraga, hingga fasilitas ibadah. Menurutnya, seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk memastikan anak-anak, khususnya dari keluarga kurang mampu, memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung pengembangan potensi secara menyeluruh.

“Yang kita bangun di sini bukan hanya gedung sekolah. Yang kita bangun adalah masa depan anak-anak Indonesia,” kata Menko AHY, Jumat (3/7/2026) saat meninjau Sekolah Rakyat di Medan.

Menko AHY juga mengingatkan keberhasilan pembangunan tidak berhenti ketika konstruksi selesai. Ia meminta seluruh pihak menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Maintenance sama pentingnya dengan konstruksi. Karena aset terbaik yang sedang kita bangun di sini bukan bangunannya, melainkan generasi masa depan bangsa,” ucapnya.

Menko AHY berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi dapat menjadi tempat lahirnya generasi-generasi unggul yang kelak berkontribusi membangun Kota Medan, Sumatera Utara, dan Indonesia. Menurutnya, sekolah ini juga menjadi instrumen nyata untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan.