<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AHY Archives - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</title>
	<atom:link href="https://agusyudhoyono.com/tag/ahy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://agusyudhoyono.com/tag/ahy/</link>
	<description>Official Website AHY</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Jun 2026 02:35:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://agusyudhoyono.com/wp-content/uploads/2023/06/cropped-Logo-AHY-SEO-32x32.png</url>
	<title>AHY Archives - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</title>
	<link>https://agusyudhoyono.com/tag/ahy/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pertemuan dengan Menteri Transportasi Federasi Rusia, Menko AHY Bahas Potensi Kerja Sama Strategis</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/pertemuan-dengan-menteri-transportasi-federasi-rusia-menko-ahy-bahas-potensi-kerja-sama-strategis/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/pertemuan-dengan-menteri-transportasi-federasi-rusia-menko-ahy-bahas-potensi-kerja-sama-strategis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2026 02:33:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9181</guid>

					<description><![CDATA[<p>MOSKOW — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membahas berbagai peluang kerja sama strategis di bidang transportasi saat melakukan pertemuan dengan Menteri Transportasi Federasi Rusia Andrey Nikitin di Moskow, Senin (1/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Rusia, khususnya dalam pengembangan transportasi dan konektivitas yang modern, berkelanjutan,  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/pertemuan-dengan-menteri-transportasi-federasi-rusia-menko-ahy-bahas-potensi-kerja-sama-strategis/">Pertemuan dengan Menteri Transportasi Federasi Rusia, Menko AHY Bahas Potensi Kerja Sama Strategis</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOSKOW</strong> — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) membahas berbagai peluang kerja sama strategis di bidang transportasi saat melakukan pertemuan dengan Menteri Transportasi Federasi Rusia Andrey Nikitin di Moskow, Senin (1/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Rusia, khususnya dalam pengembangan transportasi dan konektivitas yang modern, berkelanjutan, dan berdaya saing.</p>
<p>Menko AHY menegaskan, bagi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.380 pulau dan populasi sekitar 280 juta jiwa, transportasi bukan sekadar sarana mobilitas, melainkan urat nadi yang menghubungkan masyarakat, memperkuat persatuan, serta membuka akses terhadap berbagai peluang ekonomi.</p>
<p>“Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.380 pulau dan populasi sekitar 280 juta jiwa. Bagi kami, transportasi adalah urat nadi yang mempersatukan bangsa dan menghubungkan seluruh wilayah Nusantara,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat mendukung peningkatan konektivitas nasional, penguatan sektor perkeretaapian, pengembangan transportasi laut dan pelabuhan, peningkatan keselamatan transportasi, serta pemanfaatan teknologi untuk menciptakan sistem transportasi yang semakin efisien dan berkelanjutan.</p>
<p>Menko AHY menjelaskan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia menargetkan penurunan biaya logistik nasional hingga mencapai 12,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2029. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi ekonomi sekaligus memperkuat daya saing nasional.</p>
<p>Selain peningkatan konektivitas, Indonesia juga terus mendorong transformasi sektor transportasi yang sejalan dengan target Net Zero Emissions pada 2060 atau lebih cepat. Salah satu fokus pembahasan adalah peluang kerja sama dalam pengembangan teknologi transportasi rendah karbon, bahan bakar alternatif, serta berbagai inovasi yang mendukung transisi energi.</p>
<p>“Pengalaman dan keunggulan Rusia dalam pengembangan teknologi propulsi alternatif serta bahan bakar rendah karbon, termasuk LNG dan amonia, dapat menjadi nilai tambah yang penting bagi upaya transisi energi dan dekarbonisasi sektor transportasi Indonesia,” kata Menko AHY.</p>
<p>Di sektor perkeretaapian, Menko AHY menyampaikan Indonesia masih membutuhkan pengembangan jaringan kereta api secara signifikan untuk memperkuat konektivitas nasional dan mendukung pemerataan pembangunan. Karena itu, Indonesia membuka peluang bagi perusahaan-perusahaan Rusia untuk berpartisipasi dalam pengembangan koridor perkeretaapian strategis, termasuk Trans-Sumatera, Trans-Sulawesi, dan Trans-Kalimantan.</p>
<p>Selain pembangunan jaringan, peluang kerja sama juga mencakup pengembangan teknologi dan manufaktur sarana-prasarana perkeretaapian, rekayasa kereta berkecepatan tinggi dan angkutan berat (heavy-haul rail), peningkatan standar keselamatan dan operasional, pengembangan perkeretaapian rendah karbon, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia dan riset.</p>
<p>Menko AHY juga menyoroti pentingnya pengembangan transportasi perkotaan yang modern dan ramah lingkungan. Menurutnya, pengalaman Rusia dalam mengelola sistem transportasi publik, khususnya Metro Moskow, dapat menjadi referensi berharga bagi pengembangan MRT, LRT, dan kereta komuter di Indonesia.</p>
<p>Selain itu, kedua pihak membahas peluang penguatan konektivitas udara dan laut guna mendukung hubungan logistik, perdagangan, dan mobilitas masyarakat kedua negara. Indonesia berkomitmen mempercepat proses ratifikasi Protokol Perubahan atas Perjanjian Angkutan Udara Indonesia–Rusia yang telah ditandatangani pada 2023.</p>
<p>Di sektor maritim, Indonesia melihat peluang untuk mengembangkan layanan pelayaran langsung yang menghubungkan pelabuhan-pelabuhan utama Indonesia dan Rusia. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok, meningkatkan efisiensi logistik, serta membuka koridor perdagangan maritim yang lebih tangguh dan berkelanjutan.</p>
<p>Menko AHY menambahkan, di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Indonesia perlu terus membuka ruang kolaborasi yang mampu memperkuat daya saing nasional. Menurutnya, yang terpenting bukan hanya siapa mitra kerja samanya, melainkan bagaimana setiap kerja sama dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>
<p>“Tujuan kami sederhana, bagaimana biaya logistik semakin efisien, konektivitas antardaerah semakin kuat, investasi dan lapangan kerja semakin tumbuh, serta distribusi barang dan layanan publik dapat menjangkau masyarakat dengan lebih baik,” ujarnya.</p>
<p>Karena itu, Indonesia juga mendorong berbagai peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia, transfer pengetahuan dan teknologi, serta penguatan kapasitas industri transportasi nasional agar semakin siap menghadapi tantangan masa depan.</p>
<p>Menutup pertemuan, Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> menegaskan diplomasi harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara langsung.</p>
<p>“Bagi kami, diplomasi harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Karena itu, setiap pembahasan yang dilakukan selalu diarahkan untuk mendukung pembangunan, memperkuat konektivitas, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kami berharap berbagai peluang yang dibahas dapat diwujudkan menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia,” tutup Menko AHY.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/pertemuan-dengan-menteri-transportasi-federasi-rusia-menko-ahy-bahas-potensi-kerja-sama-strategis/">Pertemuan dengan Menteri Transportasi Federasi Rusia, Menko AHY Bahas Potensi Kerja Sama Strategis</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/pertemuan-dengan-menteri-transportasi-federasi-rusia-menko-ahy-bahas-potensi-kerja-sama-strategis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menko AHY Tawarkan Kerja Sama Maritim, Logistik, dan Perkeretaapian Indonesia-Rusia</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 03:12:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9177</guid>

					<description><![CDATA[<p>ST. PETERSBURG – Pemerintah Indonesia menawarkan peluang kerja sama yang lebih luas dengan Rusia di bidang maritim, pelabuhan, logistik, dan perkeretaapian sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan. Peluang kerja sama tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/">Menko AHY Tawarkan Kerja Sama Maritim, Logistik, dan Perkeretaapian Indonesia-Rusia</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ST. PETERSBURG</strong> – Pemerintah Indonesia menawarkan peluang kerja sama yang lebih luas dengan Rusia di bidang maritim, pelabuhan, logistik, dan perkeretaapian sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan efisiensi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.</p>
<p>Peluang kerja sama tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) saat menjadi pembicara dalam sesi EAEU-ASEAN pada rangkaian St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026 di St. Petersburg, Rusia, Kamis (4/6/2026).</p>
<p>Dalam paparannya, Menko AHY menegaskan bahwa penguatan konektivitas merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia membutuhkan sistem transportasi dan logistik yang semakin efisien, terintegrasi, dan mampu menjangkau seluruh wilayah Nusantara.</p>
<p>“Konektivitas adalah hal yang menyatukan Indonesia, memperluas peluang, dan memperkuat daya saing kita,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Menurutnya, pembangunan konektivitas tidak hanya berperan dalam mempercepat mobilitas manusia dan distribusi barang, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, mengurangi kesenjangan antarwilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<p>Pemerintah Indonesia saat ini terus memperkuat berbagai pelabuhan strategis, mengintegrasikan sistem logistik nasional, serta mengembangkan jaringan perkeretaapian di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan kawasan-kawasan pertumbuhan baru lainnya.</p>
<p>Menko AHY menjelaskan bahwa agenda pembangunan tersebut membuka ruang kolaborasi yang luas bagi mitra internasional, termasuk Rusia dan negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU).</p>
<p>“Hal ini membuka peluang dalam manufaktur bersama peralatan kereta api dan pelabuhan, transfer teknologi dalam persinyalan dan logistik digital, serta pengembangan koridor kereta api, pelabuhan, dan logistik yang terintegrasi,” jelasnya.</p>
<p>Selain itu, Indonesia juga membuka peluang kerja sama dalam pengembangan sistem transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan, termasuk digitalisasi layanan logistik, peningkatan keselamatan transportasi, pengembangan sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas sektor transportasi dan konektivitas nasional.</p>
<p>Menko AHY menilai Rusia memiliki pengalaman dan kapasitas teknologi yang kuat dalam bidang transportasi, logistik, manufaktur, rekayasa infrastruktur, dan industri maritim. Oleh karena itu, kerja sama Indonesia–Rusia memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh, tidak hanya dalam bentuk perdagangan, tetapi juga investasi, transfer teknologi, pengembangan industri strategis, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.</p>
<p>Selain sektor transportasi dan logistik, Indonesia juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di bidang kemaritiman. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia terus mendorong modernisasi pelabuhan, penguatan konektivitas antarpulau, pengembangan industri galangan kapal, serta peningkatan efisiensi rantai pasok nasional.</p>
<p>Menurut Menko AHY, konektivitas maritim memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kelancaran distribusi barang, memperkuat ketahanan ekonomi nasional, dan mendukung integrasi kawasan.</p>
<p>Ia juga menilai bahwa peningkatan konektivitas laut, termasuk penjajakan rute pelayaran langsung (direct shipping) antar pelabuhan utama, dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia, Rusia, dan kawasan Eurasia secara lebih luas.</p>
<p>“Tujuan kami adalah menciptakan mobilitas manusia dan logistik yang lebih efisien guna membuka potensi ekonomi baru di seluruh wilayah Nusantara,” tegas Menko AHY.</p>
<p>Lebih lanjut, Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-buka-peluang-kolaborasi-giant-sea-wall-dan-infrastruktur-berketahanan-iklim/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> menekankan bahwa pembangunan konektivitas harus berjalan seiring dengan agenda keberlanjutan. Karena itu, Indonesia juga terus mendorong pengembangan transportasi rendah karbon, efisiensi energi, serta pemanfaatan teknologi yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.</p>
<p>Menurutnya, kerja sama yang dibangun harus mampu menghasilkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, baik melalui peningkatan kualitas layanan transportasi, penciptaan lapangan kerja, penguatan industri nasional, maupun peningkatan daya saing ekonomi.</p>
<p>“Bagi Indonesia, yang terpenting bukan sekadar membangun hubungan antarnegara, tetapi memastikan setiap kerja sama dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Pemerintah berharap kemitraan yang semakin erat antara Indonesia, Rusia, dan negara-negara Eurasia dapat memperkuat konektivitas kawasan, meningkatkan investasi, memperluas transfer teknologi, serta menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi semua pihak.</p>
<p>SPIEF 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan Rusia dan negara-negara Eurasia, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang infrastruktur, transportasi, logistik, energi, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/">Menko AHY Tawarkan Kerja Sama Maritim, Logistik, dan Perkeretaapian Indonesia-Rusia</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-tawarkan-kerja-sama-maritim-logistik-dan-perkeretaapian-indonesia-rusia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menko AHY Buka Peluang Kolaborasi Giant Sea Wall dan Infrastruktur Berketahanan Iklim</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-buka-peluang-kolaborasi-giant-sea-wall-dan-infrastruktur-berketahanan-iklim/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-buka-peluang-kolaborasi-giant-sea-wall-dan-infrastruktur-berketahanan-iklim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 03:05:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9174</guid>

					<description><![CDATA[<p>ST. PETERSBURG – Pemerintah Indonesia membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas dalam pengembangan infrastruktur berketahanan iklim (climate-resilient infrastructure), termasuk teknologi perlindungan pesisir, sistem peringatan dini bencana, energi berkelanjutan, serta proyek Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Peluang kolaborasi tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-buka-peluang-kolaborasi-giant-sea-wall-dan-infrastruktur-berketahanan-iklim/">Menko AHY Buka Peluang Kolaborasi Giant Sea Wall dan Infrastruktur Berketahanan Iklim</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ST. PETERSBURG</strong> – Pemerintah Indonesia membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas dalam pengembangan infrastruktur berketahanan iklim (climate-resilient infrastructure), termasuk teknologi perlindungan pesisir, sistem peringatan dini bencana, energi berkelanjutan, serta proyek Giant Sea Wall yang menjadi salah satu agenda strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>Peluang kolaborasi tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) saat berbicara dalam sesi EAEU–ASEAN pada rangkaian St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026 di St. Petersburg, Rusia, Kamis (4/6/2026).</p>
<p>Dalam forum tersebut, Menko AHY menegaskan bahwa dunia saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, ketidakpastian ekonomi global, gangguan rantai pasok, hingga dinamika geopolitik yang memengaruhi stabilitas dan pembangunan berbagai negara.</p>
<p>Menurutnya, ketahanan tidak lagi dapat dipandang sebagai pilihan, melainkan harus menjadi bagian dari desain pembangunan nasional yang terencana dan berkelanjutan.</p>
<p>“Ketahanan harus dirancang secara sadar melalui pembangunan infrastruktur yang kuat, ketahanan energi, ketahanan pangan dan air, serta kemitraan internasional yang dapat dipercaya,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa Indonesia terus mengedepankan kerja sama dan kolaborasi sebagai bagian dari solusi menghadapi tantangan global.</p>
<p>“Sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia memilih untuk membangun persahabatan dengan semua bangsa. Kita percaya pada dialog di atas konfrontasi, kerja sama di atas persaingan, serta kemitraan yang saling menguntungkan bagi semua pihak,” lanjutnya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY memaparkan tiga prioritas utama pembangunan infrastruktur Indonesia. Pertama, dekarbonisasi sektor transportasi sebagai bagian dari upaya mencapai target Net Zero Emissions. Kedua, penguatan konektivitas strategis melalui integrasi pelabuhan, sistem logistik, dan jaringan perkeretaapian nasional. Ketiga, pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap perubahan iklim, termasuk perlindungan kawasan pesisir melalui proyek Giant Sea Wall.</p>
<p>Menurut Menko AHY, perubahan iklim telah menjadi tantangan nyata yang dihadapi Indonesia. Banjir, abrasi pantai, cuaca ekstrem, kenaikan muka air laut, hingga penurunan muka tanah di sejumlah wilayah pesisir memerlukan langkah mitigasi yang terukur, terpadu, dan berjangka panjang.</p>
<p>“Indonesia sedang mematangkan rencana pembangunan Giant Sea Wall sebagai bagian dari agenda perlindungan pesisir yang lebih luas, khususnya di wilayah Pantai Utara Jawa. Langkah ini bukan sekadar menghadirkan perlindungan fisik, tetapi juga menjaga denyut nadi kehidupan masyarakat, melindungi mata pencaharian, serta memastikan keberlanjutan ekosistem sosial dan ekonomi di kawasan pesisir,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa kawasan Pantai Utara Jawa merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi nasional yang memiliki peran penting dalam mendukung industri, perdagangan, logistik, pelabuhan, dan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, perlindungan kawasan pesisir menjadi bagian penting dari strategi menjaga keberlanjutan pembangunan nasional dalam jangka panjang.</p>
<p>Menurut Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/di-spief-2026-menko-ahy-tegaskan-indonesia-siap-menjadi-jembatan-asean-eurasia-di-tengah-ketidakpastian-global/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>, proyek Giant Sea Wall membuka peluang kolaborasi internasional yang luas, mulai dari rekayasa pesisir, teknologi perlindungan pantai dan penghalang laut, sistem operasi dan pemeliharaan, teknologi pemantauan lingkungan, hingga penelitian dan pengembangan bersama.</p>
<p>Selain itu, Indonesia juga membuka peluang kerja sama pada sektor energi bersih, transportasi rendah karbon, infrastruktur tahan iklim, sistem logistik berbasis teknologi, serta ekonomi maritim berkelanjutan yang menjadi kebutuhan bersama negara-negara ASEAN dan Eurasia.</p>
<p>“Indonesia terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang mampu memperkuat kapasitas nasional sekaligus menghadirkan solusi yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim,” tegas Menko AHY.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa tantangan global tidak dapat dijawab hanya dengan pernyataan dan niat baik. Diperlukan implementasi nyata yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.</p>
<p>“Kita perlu bergerak dari dialog menuju aksi, dari kerangka kerja menuju proyek nyata, dan dari komitmen menuju hasil yang dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Menutup paparannya, Menko AHY mengajak negara-negara ASEAN dan Eurasia untuk memperkuat semangat kolaborasi dan kemitraan jangka panjang dalam menghadapi berbagai tantangan global.</p>
<p>“Mari menjadi generasi yang memilih kerja sama di atas fragmentasi, ketangguhan di atas kerentanan, serta kemitraan jangka panjang di atas keuntungan jangka pendek. Mari kita bangun bukan hanya ekonomi yang lebih kuat, melainkan juga kepercayaan yang lebih kokoh di antara bangsa-bangsa,” pungkas Menko AHY.</p>
<p>Melalui kerja sama yang semakin erat dengan Rusia dan negara-negara Eurasia, Pemerintah Indonesia berharap dapat mempercepat pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan iklim, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-buka-peluang-kolaborasi-giant-sea-wall-dan-infrastruktur-berketahanan-iklim/">Menko AHY Buka Peluang Kolaborasi Giant Sea Wall dan Infrastruktur Berketahanan Iklim</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-buka-peluang-kolaborasi-giant-sea-wall-dan-infrastruktur-berketahanan-iklim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di SPIEF 2026, Menko AHY Tegaskan Indonesia Siap Menjadi Jembatan ASEAN-Eurasia di Tengah Ketidakpastian Global</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/di-spief-2026-menko-ahy-tegaskan-indonesia-siap-menjadi-jembatan-asean-eurasia-di-tengah-ketidakpastian-global/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/di-spief-2026-menko-ahy-tegaskan-indonesia-siap-menjadi-jembatan-asean-eurasia-di-tengah-ketidakpastian-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 03:00:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9171</guid>

					<description><![CDATA[<p>ST. PETERSBURG – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi jembatan strategis yang memperkuat konektivitas, kerja sama, dan pertumbuhan berkelanjutan antara kawasan ASEAN dan Eurasia di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Pernyataan tersebut disampaikan Menko AHY saat menjadi pembicara pada sesi EAEU-ASEAN dalam St. Petersburg International Economic  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/di-spief-2026-menko-ahy-tegaskan-indonesia-siap-menjadi-jembatan-asean-eurasia-di-tengah-ketidakpastian-global/">Di SPIEF 2026, Menko AHY Tegaskan Indonesia Siap Menjadi Jembatan ASEAN-Eurasia di Tengah Ketidakpastian Global</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ST. PETERSBURG</strong> – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadi jembatan strategis yang memperkuat konektivitas, kerja sama, dan pertumbuhan berkelanjutan antara kawasan ASEAN dan Eurasia di tengah meningkatnya ketidakpastian global.</p>
<p>Pernyataan tersebut disampaikan Menko AHY saat menjadi pembicara pada sesi EAEU-ASEAN dalam St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) 2026 di St. Petersburg, Rusia, Kamis (4/6/2026). Forum tersebut mempertemukan para pemimpin pemerintahan, pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk membahas tantangan dan peluang ekonomi global.</p>
<p>Dalam forum tersebut, Menko AHY menyoroti dinamika dunia yang semakin kompleks, mulai dari ketidakpastian ekonomi global, gangguan rantai pasok, tekanan terhadap ketahanan energi, pangan, dan air, hingga meningkatnya fragmentasi geopolitik yang memengaruhi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi dunia.</p>
<p>Menurutnya, tantangan-tantangan tersebut tidak dapat dihadapi secara parsial maupun oleh satu negara saja. Dibutuhkan kemitraan yang lebih erat, saling menghormati, dan berorientasi pada solusi yang nyata.</p>
<p>“Indonesia berupaya menjadi jembatan, penyeimbang, dan mitra yang konstruktif dalam memperkuat kerja sama internasional,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia terus menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif, terbuka, inklusif, dan berorientasi pada kolaborasi.</p>
<p>“Kami mencari persahabatan dengan semua bangsa. Kami percaya pada dialog daripada konfrontasi, dan kerja sama daripada persaingan,” tegasnya.</p>
<p>Dalam paparannya, Menko AHY menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur bagi Indonesia tidak semata-mata berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan, pelabuhan, bandara, maupun jaringan transportasi. Infrastruktur diposisikan sebagai fondasi utama untuk memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air, memperluas akses terhadap peluang ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.</p>
<p>“Bagi Indonesia, pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun jalan, pelabuhan, atau jaringan transportasi. Infrastruktur adalah fondasi untuk memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air; memperluas kesempatan; serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki posisi yang unik dan strategis dalam memperkuat konektivitas regional maupun global. Dengan letak geografis yang berada di jalur perdagangan internasional serta perannya sebagai salah satu penggerak utama ekonomi ASEAN, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi penghubung yang memperkuat kerja sama antara Asia Tenggara dan kawasan Eurasia.</p>
<p>Dalam forum tersebut, Menko AHY juga mendorong penguatan kerja sama yang lebih konkret antara negara-negara ASEAN dan Eurasian Economic Union (EAEU), khususnya pada sektor-sektor yang menjadi kebutuhan bersama di masa depan.</p>
<p>Kerja sama tersebut mencakup pengembangan transportasi rendah karbon, pembangunan konektivitas strategis, infrastruktur yang tangguh terhadap perubahan iklim, energi bersih, sistem logistik berbasis teknologi, serta ekonomi maritim yang berkelanjutan.</p>
<p>Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-pimpin-konsultasi-bilateral-indonesia-rusia-sepakat-perkuat-kerja-sama-perkapalan-dan-konektivitas-maritim/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> menilai negara-negara EAEU memiliki berbagai keunggulan di bidang energi, manufaktur, teknologi, logistik, dan rekayasa infrastruktur yang dapat menjadi landasan kolaborasi yang saling menguntungkan dengan Indonesia dan negara-negara ASEAN lainnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Menko AHY menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur hijau menjadi salah satu prioritas utama Indonesia dalam menghadapi tantangan masa depan. Transformasi menuju sistem transportasi yang lebih bersih, pengembangan energi terbarukan, serta pembangunan yang adaptif terhadap perubahan iklim menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga daya saing sekaligus keberlanjutan pembangunan nasional.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY juga menyoroti tiga prioritas utama pembangunan infrastruktur Indonesia, yaitu dekarbonisasi sektor transportasi menuju target Net Zero Emissions, penguatan konektivitas strategis melalui integrasi pelabuhan dan jaringan perkeretaapian, serta pembangunan infrastruktur yang tangguh terhadap perubahan iklim, termasuk proyek Giant Sea Wall.</p>
<p>“Tiga prioritas tersebut membentuk satu visi terpadu, yaitu Indonesia yang lebih kuat, lebih hijau, dan lebih siap menghadapi masa depan,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Menutup paparannya, Menko AHY menekankan bahwa dunia membutuhkan lebih banyak kerja sama dan kepercayaan di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks.</p>
<p>“Tidak ada satu negara pun yang mampu menghadapi berbagai tantangan global sendirian. Dunia membutuhkan lebih banyak kolaborasi, lebih banyak kepercayaan, dan lebih banyak solusi bersama,” katanya.</p>
<p>Menurutnya, kemitraan yang kuat harus dibangun tidak hanya melalui dialog dan komitmen, tetapi juga melalui implementasi yang nyata dan berkelanjutan.</p>
<p>“Kita harus bergerak dari dialog menuju aksi, dari kerangka kerja menuju proyek nyata, dan dari niat baik menuju kemitraan yang tahan lama. Pada akhirnya, yang kita bangun bukan hanya ekonomi yang lebih kuat, tetapi juga kepercayaan yang lebih kokoh di antara bangsa-bangsa,” pungkas Menko AHY.</p>
<p>SPIEF 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan Rusia dan negara-negara Eurasia, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang infrastruktur, transportasi, energi, teknologi, ekonomi maritim, dan pembangunan berkelanjutan.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/di-spief-2026-menko-ahy-tegaskan-indonesia-siap-menjadi-jembatan-asean-eurasia-di-tengah-ketidakpastian-global/">Di SPIEF 2026, Menko AHY Tegaskan Indonesia Siap Menjadi Jembatan ASEAN-Eurasia di Tengah Ketidakpastian Global</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/di-spief-2026-menko-ahy-tegaskan-indonesia-siap-menjadi-jembatan-asean-eurasia-di-tengah-ketidakpastian-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menko AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, Indonesia-Rusia Sepakat Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Konektivitas Maritim</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-pimpin-konsultasi-bilateral-indonesia-rusia-sepakat-perkuat-kerja-sama-perkapalan-dan-konektivitas-maritim/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-pimpin-konsultasi-bilateral-indonesia-rusia-sepakat-perkuat-kerja-sama-perkapalan-dan-konektivitas-maritim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 01:23:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9168</guid>

					<description><![CDATA[<p>MOSKOW — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) memimpin Konsultasi Bilateral Indonesia-Rusia di bidang kemaritiman bersama Penasihat Presiden Federasi Rusia sekaligus Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia Nikolai Patrushev di Moskow, Senin (1/6/2026). Pertemuan yang merupakan kelanjutan dari dialog yang diinisiasi pada November 2025 lalu di Jakarta, menghasilkan kesepakatan untuk  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-pimpin-konsultasi-bilateral-indonesia-rusia-sepakat-perkuat-kerja-sama-perkapalan-dan-konektivitas-maritim/">Menko AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, Indonesia-Rusia Sepakat Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Konektivitas Maritim</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOSKOW</strong> — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) memimpin Konsultasi Bilateral Indonesia-Rusia di bidang kemaritiman bersama Penasihat Presiden Federasi Rusia sekaligus Ketua Dewan Maritim Federasi Rusia Nikolai Patrushev di Moskow, Senin (1/6/2026). Pertemuan yang merupakan kelanjutan dari dialog yang diinisiasi pada November 2025 lalu di Jakarta, menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kerja sama di bidang perkapalan, konektivitas maritim, logistik, pengembangan sumber daya manusia, serta pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.</p>
<p>Dalam sambutannya, Menko AHY menegaskan hubungan Indonesia dan Rusia terus berkembang menuju kemitraan yang semakin strategis, terutama setelah kedua negara meluncurkan Deklarasi Kemitraan Strategis yang disepakati Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin pada Juni 2025.</p>
<p>“Hubungan kedua negara tidak lagi hanya bertumpu pada hubungan politik dan diplomatik, tetapi juga bergerak menuju kemitraan strategis yang lebih konkret dalam pembangunan ekonomi, konektivitas, teknologi, dan ketahanan wilayah,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Menko AHY menjelaskan, sebagai negara kepulauan dengan 17.380 pulau, Indonesia membutuhkan sistem konektivitas yang terintegrasi dan berkelanjutan. Karena itu, pengalaman Rusia di bidang transportasi, infrastruktur, logistik, dan teknologi maritim dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung agenda pembangunan nasional Indonesia.</p>
<p>“Pembangunan konektivitas tidak bisa hanya mengandalkan satu moda transportasi. Diperlukan keseimbangan dan kolaborasi antarmoda untuk memperkuat pemerataan pembangunan sekaligus menekan biaya logistik nasional,” kata Menko AHY.</p>
<p>Dalam konsultasi bilateral tersebut, kedua negara membahas sejumlah bidang kerja sama prioritas, antara lain peningkatan kapasitas angkutan laut, kerja sama ilmiah dan teknis di bidang kemaritiman, pembangunan pelabuhan berkelanjutan, pengembangan industri galangan kapal, pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia maritim, serta pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.</p>
<p>Menko AHY menilai Indonesia dan Rusia memiliki kesamaan karakter sebagai negara maritim besar yang memiliki peluang luas untuk membangun kemitraan jangka panjang.</p>
<p>“Indonesia dan Rusia sama-sama dianugerahi geografi yang luar biasa. Kekayaan geografis ini bukan hanya warisan, tetapi juga tanggung jawab dan peluang untuk membangun masa depan bersama melalui ekonomi maritim yang berkelanjutan,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut kerja sama, kedua negara sepakat membentuk tiga kelompok kerja strategis. Kelompok kerja pertama berfokus pada pengembangan industri galangan kapal dan pelabuhan berkelanjutan. Kelompok kerja kedua menangani pengembangan sumber daya kelautan dan perikanan berkelanjutan. Adapun kelompok kerja ketiga berfokus pada pengembangan sumber daya manusia, riset, dan pelatihan.</p>
<p>Menurut Menko AHY, pembentukan kelompok kerja tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh agenda kerja sama dapat berjalan secara terarah, terukur, dan menghasilkan manfaat nyata bagi kedua negara.</p>
<p>“Indonesia hadir dengan semangat kemitraan yang setara. Kami siap melangkah maju bersama Rusia menuju masa depan maritim yang lebih kuat, lebih hijau, dan lebih sejahtera bagi kedua bangsa,” tegas Menko AHY.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-bertemu-dubes-dan-diaspora-indonesia-di-rusia-ajak-kolaborasi-strategis-untuk-pembangunan-nasional/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> juga mengungkapkan sejumlah perkembangan konkret hasil tindak lanjut konsultasi bilateral sebelumnya. Di antaranya kerja sama antara PT PAL Indonesia dan Rosatom terkait Floating Nuclear Power Plant (FNPP) yang telah diawali dengan penandatanganan Non-Disclosure Agreement (NDA) pada April 2026 dan akan dilanjutkan melalui penyusunan nota kesepahaman.</p>
<p>Selain itu, pembahasan kerja sama pembangunan kapal antara PT PAL Indonesia dan Ak Bars Shipbuilding Corporation terus berjalan. PT Pelindo juga tengah menindaklanjuti kerja sama dengan CIFREX untuk pengembangan kapal berkecepatan tinggi. Sementara itu, Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Luar Negeri RI sedang mengoordinasikan rencana pengiriman tenaga terampil sektor galangan kapal ke Rusia.</p>
<p>Menutup pertemuan, Menko AHY menegaskan kerja sama Indonesia-Rusia di sektor maritim bukan sekadar komitmen di atas kertas, melainkan telah bergerak menuju implementasi nyata yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas, meningkatkan daya saing industri, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kedua negara.</p>
<p>“Setiap pencapaian besar selalu lahir dari satu langkah pertama. Kunci keberhasilan kerja sama ini terletak pada peran aktif kedua belah pihak. Karena itu, mari kita melangkah bersama dengan visi yang berani, kerja yang terukur, dan hasil yang nyata,” pungkas Menko AHY.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, Menko AHY didampingi oleh Deputi Nazib Faizal dan Deputi Odo R.M Manuhutu.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-pimpin-konsultasi-bilateral-indonesia-rusia-sepakat-perkuat-kerja-sama-perkapalan-dan-konektivitas-maritim/">Menko AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, Indonesia-Rusia Sepakat Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Konektivitas Maritim</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-pimpin-konsultasi-bilateral-indonesia-rusia-sepakat-perkuat-kerja-sama-perkapalan-dan-konektivitas-maritim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menko AHY Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Ajak Kolaborasi Strategis Untuk Pembangunan Nasional</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-bertemu-dubes-dan-diaspora-indonesia-di-rusia-ajak-kolaborasi-strategis-untuk-pembangunan-nasional/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-bertemu-dubes-dan-diaspora-indonesia-di-rusia-ajak-kolaborasi-strategis-untuk-pembangunan-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2026 12:14:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9165</guid>

					<description><![CDATA[<p>MOSKOW — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak diaspora Indonesia di Federasi Rusia untuk berkolaborasi dan mengambil peran lebih aktif dalam mendukung pembangunan nasional melalui kontribusi pengetahuan, jejaring profesional, investasi, perdagangan, hingga pengembangan teknologi dan inovasi. Ajakan tersebut disampaikan Menko AHY saat bertemu Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-bertemu-dubes-dan-diaspora-indonesia-di-rusia-ajak-kolaborasi-strategis-untuk-pembangunan-nasional/">Menko AHY Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Ajak Kolaborasi Strategis Untuk Pembangunan Nasional</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MOSKOW</strong> — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) mengajak diaspora Indonesia di Federasi Rusia untuk berkolaborasi dan mengambil peran lebih aktif dalam mendukung pembangunan nasional melalui kontribusi pengetahuan, jejaring profesional, investasi, perdagangan, hingga pengembangan teknologi dan inovasi.</p>
<p>Ajakan tersebut disampaikan Menko AHY saat bertemu Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia Jose A.M. Tavares, jajaran KBRI Moskow, serta perwakilan diaspora Indonesia di Rusia pada Minggu (31/5/2026) waktu setempat.</p>
<p>Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Konsultasi Bilateral II atas undangan Ketua Dewan Maritim Rusia Nikolai P. Patrushev sebagai tindak lanjut Konsultasi Bilateral I pada November 2025 yang menghasilkan penandatanganan Memorandum Saling Pengertian (MSP) di bidang Infrastruktur dan Konektivitas Maritim. Kegiatan ini juga menjadi bagian tindak lanjut dari Deklarasi Kemitraan Strategis yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin di St. Petersburg, 19 Juni 2025, yang mencakup 18 sektor kerja sama strategis di antaranya maritim, transportasi dan infrastruktur, energi, serta penanggulangan bencana yang sebagian besar bersinggungan langsung dengan mandat Kemenko Infra.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, AHY menyampaikan apresiasi kepada KBRI Moskow yang telah mendukung dan memfasilitasi berbagai agenda kerja sama Indonesia-Rusia.</p>
<p>“Setiap diplomasi internasional membutuhkan koordinasi yang tidak sederhana. Kami sungguh menghargai dedikasi KBRI Moskow dalam menjaga dan memperkuat hubungan baik Indonesia dan Federasi Rusia,” ujar AHY.</p>
<p>Di hadapan para diaspora, Menko AHY memaparkan sejumlah program strategis nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya untuk menopang target pertumbuhan ekonomi 8 persen.</p>
<p>Program-program tersebut meliputi pembangunan Giant Sea Wall Pantai Utara Jawa dengan estimasi investasi USD 80 miliar yang membentang dari Banten hingga Gresik; percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana; Gerakan Indonesia ASRI untuk penataan kawasan kumuh dan permukiman nelayan; Program Pembangunan 3 Juta Rumah; pengembangan jaringan perkeretaapian lintas pulau dan transportasi massal berbasis Transit Oriented Development (TOD); penerapan kebijakan Zero Over Dimension Over Load (Zero ODOL) yang akan efektif penuh pada 2027; penguatan bendungan dan ketahanan air; serta dukungan pengembangan Ibu Kota Nusantara.</p>
<p>Menko AHY menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk mewujudkan swasembada pangan, energi, dan air, memperkuat konektivitas nasional, meningkatkan pemerataan pembangunan kewilayahan, serta memperkuat ketahanan lingkungan.</p>
<p>Dalam konteks tersebut, Menko AHY menilai diaspora Indonesia di Rusia memiliki posisi yang sangat strategis sebagai mitra pembangunan nasional.</p>
<p>“Diaspora Indonesia bukan hanya representasi bangsa di luar negeri, melainkan juga mitra strategis pembangunan nasional. Kami melihat banyak peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan, mulai dari transfer pengetahuan, pengembangan jejaring bisnis, promosi investasi, hingga penguatan diplomasi teknologi dan inovasi,” kata Menko AHY.</p>
<p>Menurut Menko AHY, diaspora Indonesia di Rusia juga dapat berperan sebagai penghubung berbagai peluang kerja sama konkret di bidang perdagangan, pendidikan, riset, energi, kemaritiman, logistik, dan infrastruktur.</p>
<p>Pemerintah Indonesia, lanjut Menko AHY, saat ini juga terus mendorong peningkatan ekspor berbagai komoditas unggulan ke pasar Rusia, seperti produk perikanan, kopi, rempah-rempah, dan produk maritim. Karena itu, diaspora diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat jaringan distribusi, pemasaran, dan pengembangan akses pasar bagi produk Indonesia.</p>
<p>“Kami berharap diaspora dapat menjadi bagian dari solusi untuk memperluas jejaring perdagangan Indonesia di Rusia, sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas antara kedua negara,” ujarnya.</p>
<p>Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/di-hadapan-ribuan-mahasiswa-unpam-menko-ahy-tegaskan-pembangunan-sdm-fondasi-utama-kemajuan-bangsa/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> juga mendorong penguatan pemetaan dan konsolidasi diaspora Indonesia di Rusia secara lebih terstruktur berdasarkan bidang keahlian dan potensi kontribusinya terhadap pembangunan nasional.</p>
<p>Menutup pertemuan, Menko AHY menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan diaspora harus terus diperkuat sebagai kemitraan jangka panjang yang saling mendukung.</p>
<p>“Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga wujud ikatan yang kuat antara tanah air dan putra-putri bangsa yang tengah berkarya di luar negeri. Mari terus menjaga koneksi, memperkuat kolaborasi, dan bersama-sama berkontribusi untuk Indonesia yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing global,” tutup Menko AHY.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-bertemu-dubes-dan-diaspora-indonesia-di-rusia-ajak-kolaborasi-strategis-untuk-pembangunan-nasional/">Menko AHY Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Ajak Kolaborasi Strategis Untuk Pembangunan Nasional</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-bertemu-dubes-dan-diaspora-indonesia-di-rusia-ajak-kolaborasi-strategis-untuk-pembangunan-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Di Hadapan Ribuan Mahasiswa UNPAM, Menko AHY Tegaskan Pembangunan SDM Fondasi Utama Kemajuan Bangsa</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/di-hadapan-ribuan-mahasiswa-unpam-menko-ahy-tegaskan-pembangunan-sdm-fondasi-utama-kemajuan-bangsa/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/di-hadapan-ribuan-mahasiswa-unpam-menko-ahy-tegaskan-pembangunan-sdm-fondasi-utama-kemajuan-bangsa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 16:26:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9161</guid>

					<description><![CDATA[<p>TANGERANG SELATAN — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan berintegritas untuk menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. Pesan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional bertema Young Leadership for Sustainable Future di Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Viktor, Tangerang  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/di-hadapan-ribuan-mahasiswa-unpam-menko-ahy-tegaskan-pembangunan-sdm-fondasi-utama-kemajuan-bangsa/">Di Hadapan Ribuan Mahasiswa UNPAM, Menko AHY Tegaskan Pembangunan SDM Fondasi Utama Kemajuan Bangsa</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TANGERANG SELATAN</strong> — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) menekankan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan berintegritas untuk menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. Pesan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional bertema Young Leadership for Sustainable Future di Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Viktor, Tangerang Selatan, Banten, Senin (25/5/2026), yang dihadiri lebih dari 4.000 mahasiswa.</p>
<p>Menko AHY mengaku optimistis melihat energi dan antusiasme generasi muda yang memenuhi Auditorium Darsono UNPAM. Menurutnya, semangat mahasiswa menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.</p>
<p>“Senang sekali hari ini saya bisa hadir dan menyapa langsung lebih dari 4.000 mahasiswa Universitas Pamulang. Energi dan antusiasme luar biasa dari generasi muda tadi sungguh memberikan optimisme baru bagi masa depan bangsa,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY juga menyampaikan apresiasi kepada Universitas Pamulang beserta Yayasan Sasmita Jaya dan jajaran rektorat yang dinilai konsisten membuka akses pendidikan tinggi secara luas bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa dari keluarga sederhana, kalangan marginal, hingga penyandang disabilitas.</p>
<p>Menurutnya, langkah tersebut menjadi kontribusi nyata dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan sosial melalui pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Ia juga memberikan penghormatan terhadap visi pendiri UNPAM, almarhum Dr. H. Darsono, yang terus dilanjutkan oleh seluruh sivitas akademika hingga saat ini.</p>
<p>“UNPAM telah menjadi contoh nyata kampus yang membuka pintu pendidikan tinggi seluas-luasnya bagi seluruh anak bangsa. Langkah mulia ini sangat berharga dalam mengentaskan kemiskinan dan ketimpangan sosial,” kata Menko AHY.</p>
<p>Di hadapan ribuan mahasiswa, Menko AHY membawakan tema besar Krisis Iklim, Infrastruktur, dan Pembangunan Berkelanjutan: Menyiapkan Generasi Muda Indonesia Menghadapi Tantangan Global Hari Ini dan Masa Depan. Ia menyoroti berbagai tantangan global yang harus diantisipasi sejak dini, mulai dari dinamika geopolitik yang berdampak pada sektor energi, pangan, dan perdagangan internasional, hingga ancaman perubahan iklim dan meningkatnya frekuensi bencana alam.</p>
<p>Menurut Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/terima-gubernur-sherly-tjoanda-menko-ahy-bahas-percepatan-koridor-strategis-trans-kie-raha-untuk-pemerataan-ekonomi-malut/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>, Indonesia tidak boleh hanya menjadi bangsa yang mampu bertahan menghadapi tantangan, tetapi juga harus mampu tampil sebagai bangsa yang unggul dan kompetitif di tingkat global.</p>
<p>“Kita tidak boleh hanya sekadar bertahan, kita harus menjadi bangsa yang unggul, bangsa pemenang. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus berjalan beriringan dengan pembangunan berkelanjutan yang menjaga lingkungan,” tegasnya.</p>
<p>Ia juga menekankan pentingnya langkah strategis dalam mendorong dekarbonisasi di berbagai sektor, termasuk industri, transportasi, dan energi. Menurutnya, percepatan elektrifikasi transportasi dan pengembangan energi baru terbarukan menjadi bagian penting dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.</p>
<p>“Kita harus konsisten mendorong dekarbonisasi di berbagai sektor, termasuk melalui elektrifikasi transportasi dan transisi ke energi baru terbarukan. Pembangunan tidak boleh mengorbankan masa depan anak cucu kita,” lanjut Menko AHY.</p>
<p>Selain membahas isu pembangunan berkelanjutan, Menko AHY juga menyoroti pembangunan SDM sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Ia menegaskan kekayaan sumber daya alam Indonesia hanya akan memberikan manfaat optimal apabila didukung SDM yang unggul, kompeten, dan berintegritas tinggi.</p>
<p>“Pada akhirnya, semua bergantung pada kualitas SDM kita. Jika unggul dan berintegritas, maka sumber daya yang kita miliki dapat dikelola sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.</p>
<p>Menutup seminar, Menko AHY berharap Universitas Pamulang dapat terus berkembang menjadi center of excellence dalam mencetak generasi muda Indonesia yang berkarakter, kompetitif, dan memiliki integritas tinggi.</p>
<p>“Terima kasih keluarga besar UNPAM. Teruslah bergerak maju menjadi center of excellence yang mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berintegritas,” pungkas Menko AHY.</p>
<p>Dalam agenda tersebut, Menko AHY didampingi Staf Khusus Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga Agust Jovan Latuconsina; Staf Khusus Bidang Hukum dan Regulasi Sigit Raditya; Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra serta Tenaga Ahli Menko, Brigjen TNI Rio Neswan.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/di-hadapan-ribuan-mahasiswa-unpam-menko-ahy-tegaskan-pembangunan-sdm-fondasi-utama-kemajuan-bangsa/">Di Hadapan Ribuan Mahasiswa UNPAM, Menko AHY Tegaskan Pembangunan SDM Fondasi Utama Kemajuan Bangsa</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/di-hadapan-ribuan-mahasiswa-unpam-menko-ahy-tegaskan-pembangunan-sdm-fondasi-utama-kemajuan-bangsa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Musda V Demokrat Sulbar, Ketum AHY: Dengan Soliditas, Demokrat Bisa Rebut Kemenangan Lebih Besar</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/musda-v-demokrat-sulbar-ketum-ahy-dengan-soliditas-demokrat-bisa-rebut-kemenangan-lebih-besar/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/musda-v-demokrat-sulbar-ketum-ahy-dengan-soliditas-demokrat-bisa-rebut-kemenangan-lebih-besar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 14:32:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Demokrat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9154</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mamuju — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan pentingnya konsolidasi menyeluruh dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Mamuju, Sabtu (23/5/2026). Dalam arahannya melalui telekonferensi, AHY menyebut Musda V Demokrat Sulbar menjadi momentum strategis untuk memperkuat fondasi partai menuju kemenangan pada Pemilu 2029. “Saya merasa berbesar hati  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/musda-v-demokrat-sulbar-ketum-ahy-dengan-soliditas-demokrat-bisa-rebut-kemenangan-lebih-besar/">Musda V Demokrat Sulbar, Ketum AHY: Dengan Soliditas, Demokrat Bisa Rebut Kemenangan Lebih Besar</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mamuju</strong> — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan pentingnya konsolidasi menyeluruh dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Mamuju, Sabtu (23/5/2026).</p>
<p>Dalam arahannya melalui telekonferensi, <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> menyebut Musda V Demokrat Sulbar menjadi momentum strategis untuk memperkuat fondasi partai menuju kemenangan pada Pemilu 2029.</p>
<p>“Saya merasa berbesar hati setiap kali menyapa Demokrat di Sulbar, karena rasanya warna Sulbar sudah semakin membiru,” ujar AHY.</p>
<p>Mengusung tema “Konsolidasi Demokrat: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan”, AHY menekankan tiga pilar utama yang harus dijalankan seluruh kader Partai Demokrat secara terpadu.</p>
<p>Pilar pertama adalah merapatkan barisan. Menurut AHY, soliditas internal menjadi kunci utama keberhasilan partai dan harus dijaga di semua tingkatan.</p>
<p>Ia mengingatkan agar Musda tidak menjadi ruang yang memunculkan perpecahan, tetapi justru memperkuat persatuan di internal partai.</p>
<p>“Ketika kita menghadapi ancaman terhadap perjalanan partai kita, karena kita berani dan kita bersatu, Demokrat tidak tergoyahkan,” katanya.</p>
<p>AHY menilai kekompakan kader menjadi faktor penting yang membuat Partai Demokrat mampu bertahan dan kembali memperoleh posisi strategis dalam pemerintahan.</p>
<p>“Demokrat selamat dan kini mendapatkan peran yang lebih baik, termasuk di pemerintahan. Ini harus terus kita jaga dan kawal,” lanjutnya.</p>
<p>Pilar kedua yang disampaikan <a href="https://agusyudhoyono.com/apresiasi-transformasi-pt-pal-indonesia-menko-ahy-dorong-penguatan-kolaborasi-sektor-industri-dan-pembangunan-infrastruktur/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> ialah membangun kekuatan politik partai. Ia menyebut capaian Demokrat di Sulawesi Barat saat ini menjadi modal besar menghadapi kontestasi politik mendatang.</p>
<p>Menurutnya, tidak banyak daerah yang mampu mencatat prestasi politik seperti Demokrat Sulbar, mulai dari kemenangan di Pilgub, mempertahankan kursi DPR RI, meraih kursi pimpinan DPRD Provinsi, memenangkan Pilkada di Kabupaten Mamuju dan Majene, hingga menduduki posisi pimpinan DPRD di sejumlah kabupaten.</p>
<p>“Ini adalah kekuatan politik yang luar biasa dan harus terus dijaga serta diperkuat,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, pilar ketiga adalah merebut kemenangan. AHY optimistis Partai Demokrat dapat meraih hasil lebih besar pada Pemilu 2029 apabila soliditas internal dan kekuatan organisasi terus dirawat.</p>
<p>“Dengan merapatkan barisan dan membangun kekuatan, kita pasti bisa merebut kemenangan, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat,” tegasnya.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, didampingi jajaran pengurus DPP Partai Demokrat. Turut hadir pula para ketua DPC Partai Demokrat se-Sulawesi Barat.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/musda-v-demokrat-sulbar-ketum-ahy-dengan-soliditas-demokrat-bisa-rebut-kemenangan-lebih-besar/">Musda V Demokrat Sulbar, Ketum AHY: Dengan Soliditas, Demokrat Bisa Rebut Kemenangan Lebih Besar</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/musda-v-demokrat-sulbar-ketum-ahy-dengan-soliditas-demokrat-bisa-rebut-kemenangan-lebih-besar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terima Gubernur Sherly Tjoanda, Menko AHY Bahas Percepatan Koridor Strategis Trans Kie Raha Untuk Pemerataan Ekonomi Malut</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/terima-gubernur-sherly-tjoanda-menko-ahy-bahas-percepatan-koridor-strategis-trans-kie-raha-untuk-pemerataan-ekonomi-malut/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/terima-gubernur-sherly-tjoanda-menko-ahy-bahas-percepatan-koridor-strategis-trans-kie-raha-untuk-pemerataan-ekonomi-malut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 16:13:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Maluku Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Sherly Tjoanda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9157</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerima Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda beserta jajaran dalam pertemuan strategis yang membahas percepatan pembangunan infrastruktur dan pemerataan ekonomi di Provinsi Maluku Utara, Jumat (22/5/2026). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda prioritas pembangunan, mulai dari penguatan konektivitas wilayah, pengembangan Sofifi sebagai ibu kota  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/terima-gubernur-sherly-tjoanda-menko-ahy-bahas-percepatan-koridor-strategis-trans-kie-raha-untuk-pemerataan-ekonomi-malut/">Terima Gubernur Sherly Tjoanda, Menko AHY Bahas Percepatan Koridor Strategis Trans Kie Raha Untuk Pemerataan Ekonomi Malut</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA</strong> — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) menerima Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda beserta jajaran dalam pertemuan strategis yang membahas percepatan pembangunan infrastruktur dan pemerataan ekonomi di Provinsi Maluku Utara, Jumat (22/5/2026).</p>
<p>Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda prioritas pembangunan, mulai dari penguatan konektivitas wilayah, pengembangan Sofifi sebagai ibu kota provinsi, pembangunan koridor strategis Trans Kie Raha, hingga dukungan infrastruktur untuk kawasan industri dan lumbung pangan di Maluku Utara.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Gubernur Maluku Utara memaparkan capaian pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif, termasuk keberhasilan meraih sejumlah penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri, khususnya dalam penurunan angka stunting di enam kabupaten/kota.</p>
<p>Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang mencapai 34,3 persen—jauh di atas rata-rata nasional—dinilai menjadi indikator keberhasilan hilirisasi sumber daya mineral, terutama nikel. Namun, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah memastikan distribusi kesejahteraan berjalan lebih merata melalui penguatan infrastruktur dasar.</p>
<p>Salah satu isu utama yang dibahas ialah pengembangan Sofifi sebagai ibu kota provinsi. Meski telah ditetapkan secara administratif, Sofifi masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari anggaran hingga minimnya infrastruktur dasar seperti pasar tradisional dan aksesibilitas transportasi.</p>
<p>Saat ini akses menuju Sofifi masih bergantung pada Bandara Sultan Babullah di Ternate yang dilanjutkan dengan perjalanan laut. Karena itu, diperlukan pembangunan infrastruktur yang lebih terintegrasi untuk memperkuat konektivitas kawasan.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga mendorong percepatan pembangunan koridor strategis Trans Kie Raha yang menghubungkan Sofifi dengan kawasan industri utama di Weda dan Buli. Proyek tersebut diyakini mampu memangkas waktu tempuh dari 3,5–5 jam menjadi sekitar 1 jam, sekaligus memperkuat konektivitas logistik dan distribusi kebutuhan pangan menuju kawasan industri.</p>
<p>Maluku Utara saat ini memegang peran strategis sebagai salah satu pusat industri nikel dunia. Sekitar 100 dari 166 smelter nasional berada di wilayah tersebut dengan kontribusi mencapai 50 persen produksi nasional. Aktivitas ekonomi yang dihasilkan bahkan mencapai hampir Rp150 triliun per tahun.</p>
<p>Ke depan, pengembangan industri baterai berbasis nikel di Weda dan Buli, termasuk investasi dari mitra global, diharapkan semakin memperkuat posisi Maluku Utara dalam rantai pasok kendaraan listrik dunia.</p>
<p>Selain itu, penguatan konektivitas menuju kawasan lumbung pangan juga menjadi prioritas guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah. Pembangunan jalan Trans Kie Raha diproyeksikan mempercepat distribusi logistik dari sebelumnya mencapai lima jam menjadi kurang dari satu jam.</p>
<p>Untuk mendukung keseluruhan program tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengajukan kebutuhan anggaran sebesar Rp2,9 triliun kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut mencakup pembangunan jalan, perbaikan infrastruktur dasar, irigasi, hingga penanganan pascabencana.</p>
<p>Menanggapi hal itu, Menko AHY menyampaikan apresiasi atas capaian dan perencanaan strategis Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Ia menegaskan Kemenko Infrastruktur akan memberikan perhatian khusus terhadap percepatan pembangunan di wilayah tersebut, terutama dalam mengatasi ketimpangan ekonomi.</p>
<p>“Kami melihat adanya visi yang kuat dan perencanaan yang matang. Kemenko Infrastruktur akan mengoordinasikan usulan ini dengan Bappenas, Kementerian PU, serta kementerian teknis lainnya agar pembangunan infrastruktur, khususnya jalan strategis, dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Menko AHY juga menekankan pentingnya pendekatan pembangunan yang terintegrasi dan berkelanjutan, sejalan dengan target jangka panjang Maluku Utara untuk menjadi pusat pertumbuhan baru di Indonesia Timur pada 2029 sekaligus tuan rumah berbagai agenda nasional berbasis potensi pariwisata dan sumber daya alam.</p>
<p>Pada pertemuan ini, Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/musda-v-demokrat-sulbar-ketum-ahy-dengan-soliditas-demokrat-bisa-rebut-kemenangan-lebih-besar/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faizal; Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina dan Sigit Raditya; serta Asisten Deputi Percepatan Pembangunan Kawasan Perdesaan dan Transmigrasi pada Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Muh. Burhanudin Borut.</p>
<p>Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Badan Penghubung Ningdyah Lestari, Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/terima-gubernur-sherly-tjoanda-menko-ahy-bahas-percepatan-koridor-strategis-trans-kie-raha-untuk-pemerataan-ekonomi-malut/">Terima Gubernur Sherly Tjoanda, Menko AHY Bahas Percepatan Koridor Strategis Trans Kie Raha Untuk Pemerataan Ekonomi Malut</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/terima-gubernur-sherly-tjoanda-menko-ahy-bahas-percepatan-koridor-strategis-trans-kie-raha-untuk-pemerataan-ekonomi-malut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Apresiasi Transformasi PT PAL Indonesia, Menko AHY Dorong Penguatan Kolaborasi Sektor Industri dan Pembangunan Infrastruktur</title>
		<link>https://agusyudhoyono.com/apresiasi-transformasi-pt-pal-indonesia-menko-ahy-dorong-penguatan-kolaborasi-sektor-industri-dan-pembangunan-infrastruktur/</link>
					<comments>https://agusyudhoyono.com/apresiasi-transformasi-pt-pal-indonesia-menko-ahy-dorong-penguatan-kolaborasi-sektor-industri-dan-pembangunan-infrastruktur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[ramdani]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2026 02:43:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Harimurti Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Yudhoyono]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menko Infrastruktur AHY]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri AHY]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://agusyudhoyono.com/?p=9151</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURABAYA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kunjungan kerja ke PT PAL Indonesia di Surabaya, Kamis (21/5/2026), untuk meninjau perkembangan industri maritim nasional sekaligus memperkuat sinergi pembangunan konektivitas dan kemandirian maritim Indonesia. Menko AHY menegaskan, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia harus memiliki industri maritim yang kuat  [...]</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/apresiasi-transformasi-pt-pal-indonesia-menko-ahy-dorong-penguatan-kolaborasi-sektor-industri-dan-pembangunan-infrastruktur/">Apresiasi Transformasi PT PAL Indonesia, Menko AHY Dorong Penguatan Kolaborasi Sektor Industri dan Pembangunan Infrastruktur</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA</strong> — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (<a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Agus_Harimurti_Yudhoyono" target="_blank" rel="noopener">AHY</a>) melakukan kunjungan kerja ke PT PAL Indonesia di Surabaya, Kamis (21/5/2026), untuk meninjau perkembangan industri maritim nasional sekaligus memperkuat sinergi pembangunan konektivitas dan kemandirian maritim Indonesia.</p>
<p>Menko AHY menegaskan, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia harus memiliki industri maritim yang kuat guna menjaga kedaulatan wilayah laut sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.</p>
<p>“Kita tahu, untuk menjaga sumber daya alam yang begitu melimpah di Indonesia, termasuk yang ada di lautan kita, diperlukan kekuatan militer yang kredibel, memiliki deterrence effect, daya getar yang dihormati dan disegani oleh siapa pun yang mencoba mengganggu kedaulatan dan keutuhan negara kita,” ujar Menko AHY.</p>
<p>Ia menjelaskan, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara sektor industri dan pembangunan infrastruktur, khususnya di bidang konektivitas maritim. Menurutnya, PT PAL Indonesia kini tidak hanya memiliki kemampuan desain dan manufaktur kapal, tetapi juga maintenance, repair, and overhaul (MRO) untuk kapal permukaan maupun kapal selam, baik untuk kebutuhan sipil maupun pertahanan.</p>
<p>Menko AHY turut menyoroti peningkatan kapasitas produksi PT PAL Indonesia yang dinilai semakin efisien. Salah satunya terlihat dari percepatan pembangunan Landing Platform Dock (LPD) yang kini dapat diselesaikan jauh lebih cepat dibanding sebelumnya.</p>
<p>“Docking time yang sebelumnya membangun satu LPD memerlukan waktu kurang lebih dua tahun, sekarang bisa dikerjakan hanya dalam enam bulan,” jelasnya.</p>
<p>Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, PT PAL Indonesia juga dinilai semakin dipercaya oleh negara-negara sahabat untuk memproduksi kapal perang maupun kapal niaga. Hal tersebut menunjukkan peningkatan daya saing industri galangan kapal nasional di tingkat global.</p>
<p>Menko AHY menambahkan, transformasi PT PAL Indonesia tidak hanya berdampak pada sektor industri pertahanan dan maritim, tetapi juga terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembukaan lapangan kerja dan penguatan industri pendukung. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia dan budaya kerja unggul dalam mendukung peningkatan kapasitas produksi nasional.</p>
<p>Menurutnya, transformasi industri tidak hanya berbicara soal teknologi dan produksi, tetapi juga pembangunan human capital yang kompeten dan berdaya saing.</p>
<p>Dalam sesi wawancara bersama media, Menko AHY menegaskan pemerintah terus mendorong kemandirian industri strategis nasional, termasuk melalui penguatan produksi dalam negeri, transfer teknologi, dan kerja sama internasional.</p>
<p>“Di mana kita mampu memproduksi sendiri dengan teknologi yang kita miliki, maka itu harus kita lakukan dan kita dahulukan produksi dalam negeri,” tegasnya.</p>
<p>Ia juga mengapresiasi pengembangan Kapal Selam Otonomos (KSOT) sebagai salah satu inovasi karya anak bangsa yang menunjukkan kemajuan teknologi maritim Indonesia.</p>
<p>Selain membahas sektor maritim, Menko <a href="https://agusyudhoyono.com/menko-ahy-asia-harus-bangun-ketahanan-di-tengah-geopolitik-yang-kian-rapuh/" target="_blank" rel="noopener">AHY</a> turut menyampaikan perkembangan proyek Giant Sea Wall sebagai upaya perlindungan kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa dari ancaman penurunan muka tanah dan kenaikan permukaan air laut. Menurutnya, pemerintah saat ini terus menyempurnakan roadmap dan koordinasi lintas wilayah agar proyek strategis tersebut dapat segera direalisasikan.</p>
<p>“Saya sudah menyampaikan dan melaporkan kepada Pak Presiden kita masih mengawal proyek ini di tahun 2026, dan mudah-mudahan pada 2027 pelaksanaannya semakin matang,” pungkas Menko AHY.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY didampingi Direktur Utama PT PAL Indonesia beserta jajaran direksi, Gubernur Akademi Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Sigit Santosa, serta Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina dan Sigit Raditya.</p>
<p>The post <a href="https://agusyudhoyono.com/apresiasi-transformasi-pt-pal-indonesia-menko-ahy-dorong-penguatan-kolaborasi-sektor-industri-dan-pembangunan-infrastruktur/">Apresiasi Transformasi PT PAL Indonesia, Menko AHY Dorong Penguatan Kolaborasi Sektor Industri dan Pembangunan Infrastruktur</a> appeared first on <a href="https://agusyudhoyono.com">Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://agusyudhoyono.com/apresiasi-transformasi-pt-pal-indonesia-menko-ahy-dorong-penguatan-kolaborasi-sektor-industri-dan-pembangunan-infrastruktur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
