JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memaparkan lima tantangan global yang dihadapi dunia sekaligus menegaskan komitmen partainya untuk mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Hal tersebut disampaikan AHY dalam acara buka puasa bersama Partai Demokrat di Ballroom Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Menurut AHY, setidaknya terdapat lima mega tren global yang menjadi tantangan serius abad ke-21. Tantangan pertama adalah pemanasan global dan krisis iklim yang dampaknya semakin terasa.
Ia mencontohkan meningkatnya bencana alam seperti banjir saat musim hujan, kekeringan pada musim kemarau, hingga cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.
“Tantangan ini adalah realitas yang kita hadapi hari ini dan menjadi tanggung jawab kita untuk generasi penerus,” ujarnya.
Tantangan kedua adalah pertumbuhan populasi dunia yang terus meningkat di tengah keterbatasan sumber daya alam. Kondisi tersebut, menurut AHY, berpotensi memicu kompetisi yang semakin sengit jika tidak dikelola dengan baik.
Karena itu, Indonesia harus mampu mengoptimalkan kekayaan alamnya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat serta memastikan distribusinya berlangsung secara adil.
Tantangan ketiga adalah arus urbanisasi yang terus meningkat. AHY menyebut sekitar 70 persen penduduk dunia diperkirakan akan tinggal di kawasan perkotaan.
Perkembangan tersebut menuntut kesiapan tata ruang, infrastruktur, serta daya dukung kota agar mampu menampung pertumbuhan penduduk tanpa menimbulkan kesenjangan sosial.
“Pembangunan harus inklusif agar masyarakat tidak menjadi marjinal di lingkungannya sendiri,” kata AHY.
Tantangan keempat adalah disrupsi teknologi yang berkembang pesat, termasuk kecerdasan buatan dan robotika. AHY menilai kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sebagai pengungkit produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.
“Bangsa yang tertinggal akan menjadi penonton. Indonesia tidak boleh menjadi pecundang,” tegasnya.
Adapun tantangan kelima adalah meningkatnya ketimpangan sosial dan ekonomi, baik antar kelompok masyarakat maupun antarwilayah. Ia menilai persoalan disparitas dan kemiskinan ekstrem harus terus diatasi melalui kebijakan pembangunan yang berpihak pada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, AHY juga menegaskan komitmen Partai Demokrat untuk terus mengawal jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Partai Demokrat berkomitmen untuk terus mengawal dan menyukseskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kita harus memastikan agenda pembangunan nasional berjalan di jalur yang benar,” kata AHY.
Sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY juga menekankan pentingnya implementasi program pembangunan, termasuk swasembada pangan, energi, dan air bersih. Di saat yang sama, peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai menjadi kunci agar Indonesia mampu bersaing di tengah dinamika global.
“Kita bisa membangun jalan, jembatan, dan bendungan. Tetapi yang paling penting adalah membangun manusia Indonesia agar semakin unggul,” ujarnya.
Acara buka puasa bersama Partai Demokrat ini turut dihadiri Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron, Bendahara Umum Irwan, serta jajaran pengurus DPP Partai Demokrat.
Hadir pula Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI yang juga Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, para menteri dari Partai Demokrat yaitu Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.
Selain itu turut hadir Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Luar Negeri yang juga Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono, serta para duta besar negara sahabat.





Leave A Comment