JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendukung penuh kemajuan combat sport Indonesia melalui pembinaan atlet dan penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Piala Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Tahun 2026 yang diselenggarakan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina).
Kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus kesempatan bagi atlet muda dari berbagai daerah untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menuju kompetisi tingkat internasional.
Menko AHY menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum Pertina Hillary Brigitta Lasut, Ketua Panitia Muhammad Lokot Nasution, KONI, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kompetisi menjadi ruang penting bagi atlet muda untuk bertumbuh, mengasah kemampuan, dan meraih prestasi.
“Saya bersama Mas Ibas dan para sahabat lainnya tadi bisa merasakan semangat para atlet kita. Mereka adalah atlet-atlet muda, banyak yang usianya masih belasan tahun, masih SMA, dan baru merintis karier dalam olahraga tinju,” ujar Menko AHY.
Menko AHY menilai kejuaraan yang diikuti atlet dari 36 provinsi tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan petinju yang kelak mampu mengharumkan nama Indonesia. Semangat membawa nama daerah diharapkan menjadi pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
“Kita ingin melahirkan, mencetak, dan mempersiapkan atlet-atlet terbaik kebanggaan kita semua yang siap berlaga. Bukan hanya membawa bendera daerah masing-masing, melainkan pada saatnya juga mengibarkan bendera Indonesia di kancah internasional. Tidak hanya di Asia Tenggara, tetapi juga Asia, bahkan dunia,” tegasnya.
Menko AHY juga mengapresiasi kepemimpinan Hillary sebagai perempuan pertama yang menjabat Ketua Umum Pertina. Ia berharap semangat tersebut dapat memperkuat pembinaan tinju nasional sekaligus mendorong perhatian terhadap kesejahteraan seluruh insan tinju, termasuk atlet, wasit, dan hakim.
“Bukan hanya atletnya, karena prestasi juga tidak lepas dari kesejahteraan para atlet serta para wasit dan hakimnya,” ungkap Menko AHY.
Lebih lanjut, Menko AHY berpesan agar para peserta menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kesatria. Menurutnya, pertandingan bukan sekadar ajang menguji kemampuan, melainkan juga ruang untuk membentuk ketangguhan mental, kerendahan hati, dan keberanian untuk terus bangkit.
“Tidak terbang ketika menang dan tidak patah ketika kalah. Bangkit. Itulah semangat anak muda yang harus terus dibangun. Bukan hanya dalam tinju, bukan hanya dalam olahraga, melainkan dalam perjuangan dan pengabdian untuk masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pertina Hillary Brigitta Lasut menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Menko AHY, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, serta seluruh pihak yang hadir.
Hillary menegaskan, di tengah ketidakpastian global, pengembangan potensi atlet dan generasi muda harus terus berjalan. Upaya menggerakkan perekonomian di sekitar sektor olahraga dan ekonomi kreatif juga perlu diperkuat.
“Saat ini, dunia sedang mengalami banyak ketidakpastian. Namun, atlet-atlet dan anak-anak muda kita, serta ekonomi di sekitar sektor olahraga dan ekonomi kreatif, tetap harus kita genjot,” ujar Hillary.
Ia berharap penyelenggaraan kejuaraan tersebut dapat menginspirasi para penggerak olahraga di daerah untuk terus melakukan pembinaan. Kompetisi dibutuhkan untuk menambah pengalaman bertanding atlet sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem tinju nasional.
“Atlet-atlet juga membutuhkan kegiatan untuk meningkatkan jam terbang. Wasit dan hakim membutuhkan kesejahteraan agar dapat tetap hidup dan mengembangkan ekonomi keluarganya,” pungkasnya.
Hillary meyakini kejuaraan ini menjadi kegiatan positif yang dinantikan para atlet dan bibit-bibit olahragawan di seluruh Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, serta Ketua Panitia Kejurnas Muhammad Lokot Nasution.
Pada kesempatan ini, Menko AHY didampingi oleh Staf Khusus Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, Herzaky Mahendra Putra; serta Tenaga Ahli Menko, Andi Matalitti dan Yudhi Prasetyo.





Leave A Comment