JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan konektivitas merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan di seluruh wilayah Indonesia.
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, menurut Menko AHY, Indonesia membutuhkan konektivitas yang tidak hanya mengandalkan pembangunan jalan, tetapi juga memperkuat transportasi maritim dan udara.
“Tidak ada pemerataan, tidak ada kesejahteraan di seluruh wilayah tanpa konektivitas, Aceh hingga Papua,” tegas Menko AHY dalam opening address Urban Climate Forum 2026.
Menko AHY mengatakan konektivitas harus mampu mendukung mobilitas manusia, barang, dan jasa sekaligus membuka peluang ekonomi antarkawasan.
Di wilayah perkotaan, Menko AHY juga mendorong pergeseran penggunaan kendaraan pribadi menuju transportasi umum massal. Namun, masyarakat akan beralih apabila transportasi publik tersedia dengan aman, nyaman, dan terjangkau.
“Ketika bukan hanya tersedia, melainkan lebih aman, lebih nyaman, lebih terjangkau,” ujar Menko AHY.
Menko AHY juga mendorong pengembangan konsep Transit Oriented Development (TOD), dengan mengintegrasikan ruang hidup, ruang kerja, ruang hiburan, dan olahraga dalam satu kawasan sehingga kebutuhan mobilitas dapat ditekan.
Pengembangan transportasi multimoda seperti LRT, MRT, bus, serta moda transportasi lainnya juga perlu terus diperkuat. Pada saat yang sama, elektrifikasi menjadi salah satu agenda penting dalam dekarbonisasi sektor transportasi.
Menko AHY menilai pembangunan konektivitas dan transportasi harus berjalan seiring dengan upaya membangun kota yang lebih efisien, nyaman, dan berkelanjutan.





Leave A Comment