Jakarta: “Sebenarnya bukan gelar akademis semata yang menjadikan kehidupan seseorang itu menjadi lebih baik, lebih berhasil, tetapi nilai-nilai kegigihan, pengorbanan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah itulah yang kemudian akan terus mengiringi proses panjang kehidupan kita yang InsyaAllah akan menuju pada titik-titik sukses,” tutur Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal tersebut disampaikan AHY dalam orasi ilmiahnya pada acara Wisuda Bersama Perguruan Tinggi Pertiwi yang diselenggarakan di Gedung Sasana Kriya TMII, Selasa (19/11) pagi. Tema orasi yang dibawakan AHY berjudul: “Menyiapkan Generasi Muda Indonesia Menghadapi Era Industry 4.0 & Society 5.0”

Suasana haru sangat terasa di tempat acara, terlebih saat AHY meminta para wisudawan-wisudawati untuk berdiri memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para orang tua. “Mari kita berdiri sejenak untuk para orang tua yang telah berjuang keras dan mendoakan kalian hingga sampai di titik ini,” tutur AHY disambut tepuk tangan gemuruh. Tetes air mata bahagia pun terlihat jatuh dari mata para orang tua wisudawan-wisudawati yang sejak pagi sudah hadir. Dari yang jalannya masih gagah, hingga yang duduk sambil didorong dengan kursi roda. Semuanya terlihat sungguh bahagia.

Dalam orasinya, AHY juga menyampaikan bahwa generasi muda harus bisa melengkapi dirinya dengan keterampilan abad 21. “Dunia berubah begitu cepat, ini tidak bisa kita hindari. Kita harus melengkapi diri dengan keterampilan abad 21: learning skills, literacy skills, dan life skills untuk terus beradaptasi dan berkembang. Karena sejatinya, bukan yang terkuat atau yang terbesar yang bisa bertahan, tapi mereka yang bisa beradaptasilah yang mampu bertahan hingga saat ini,” kata AHY.

Wisuda ke-18 yang mengambil tema “Kolaborasi Ekonomi Dalam Masyarakat Inklusif Pada Era Digital” ini meluluskan 670 mahasiswa-mahasiswi. 498 siswa orang dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) baik S1 Akuntansi dan S1 Manajemen. 105 orang dari Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) dari D3 Bahasa Inggris dan Sastra Inggris, serta 67 orang dari D3 Perhotelan Akademi Pariwisata (Akpar).

Dalam penutup orasi ilmiahnya, AHY menyampaikan kepada para wisudawan dan wisudawati untuk terus berjuang. “Teruslah berjuang, teruslah bekerja keras, teruslah saling mendukung satu sama lain. Sampai ketemu di dunia nyata. Be tough, be strong, do the best you can do and be the best all you can be,” tutup AHY yang langsung disambut tepuk tangan meriah. (dna/csa)